apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

BGN Proses Pemecatan 66 Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis Akibat Judi Online hingga Pungutan Fee

Agus CahyonoDiterbitkan 9 Agu 2026 - 07.59 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BGN Proses Pemecatan 66 Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis Akibat Judi Online hingga Pungutan Fee
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan memproses pemberhentian tidak hormat terhadap 66 kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas sebagai kepala dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan berat ini diumumkan langsung oleh Kepala BGN, Sudaryono, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8). Langkah pemecatan ini diambil sebagai respons terhadap berbagai bentuk pelanggaran aturan yang dinilai sudah melampaui batas toleransi lembaga.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Para kepala dapur yang kini menghadapi proses pemecatan tersebut merupakan aparatur sipil negara (ASN) dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Menurut keterangan Sudaryono, proses administrasi pemberhentian tidak hormat bagi puluhan pegawai ini sedang berjalan dan dikoordinasikan secara resmi melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tindakan ini menegaskan komitmen BGN dalam menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis di seluruh wilayah.

Pelanggaran yang memicu pemecatan ini sangat beragam, mulai dari masalah kedisiplinan hingga pelanggaran hukum. Beberapa kepala SPPG diketahui terlibat dalam aktivitas judi online, sementara yang lain diduga melakukan pungutan liar dengan meminta komisi atau fee kepada mitra kerja. Selain itu, tindakan indisipliner yang fatal juga ditemukan, seperti kepala dapur yang terbukti tidak berada di tempat tugas atau absen dari stasiun mereka selama lebih dari 10 hari secara berturut-turut. Ada pula laporan mengenai insiden phishing, di mana oknum yang bersangkutan berdalih kehilangan dana akibat menjadi korban penipuan digital.

Baca Juga

Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Hutan dan Lahan Seluas 12,5 Hektare di Bengkalis

Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Hutan dan Lahan Seluas 12,5 Hektare di Bengkalis

Tidak hanya masalah kedisiplinan dan keuangan, faktor keselamatan pangan juga menjadi dasar keputusan pemecatan ini. Sudaryono mengungkapkan bahwa kasus keracunan makanan yang terjadi secara berulang di area dapur program Makan Bergizi Gratis turut menjadi alasan kuat di balik pemberhentian tidak hormat para kepala dapur tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kelalaian dalam menjaga standar kebersihan dan kualitas makanan tidak dapat ditoleransi demi keselamatan para penerima manfaat program.

Kasus-kasus pelanggaran yang sedang diproses oleh BGN ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Data sebaran menunjukkan bahwa Jawa Barat mencatat angka tertinggi dengan 29 kasus, diikuti oleh Jawa Timur dengan 27 kasus, dan wilayah Sumatera dengan 21 kasus. Selanjutnya, terdapat 19 kasus di area Jakarta dan Banten, 12 kasus di Jawa Tengah, sembilan kasus di Kalimantan, empat kasus di Sulawesi, serta lima kasus lainnya yang teridentifikasi di berbagai wilayah luar daerah tersebut.

Baca Juga

Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026

Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026

Di samping 66 kasus yang berujung pada proses pemecatan, BGN mencatat masih ada 60 kasus lainnya yang saat ini sedang menjalani proses pembinaan internal. Mayoritas dari kasus yang dibina ini berakar dari konflik internal yang terjadi antara mitra pemilik dapur dengan kepala dapur yang bertugas. Terkait konflik ini, BGN tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pastinya. Fokus penyelidikan diarahkan untuk melihat apakah perselisihan terjadi karena kepala dapur yang menekan mitra untuk meminta fee, atau justru pihak mitra yang menekan kepala dapur agar menurunkan kualitas makanan demi mengejar keuntungan yang lebih tinggi.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi Nasionalmakan bergizi gratisSudaryono

Berita Terbaru Lainnya

Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Hutan dan Lahan Seluas 12,5 Hektare di BengkalisPertamina Patra Niaga RU IV Cilacap Buka Tender Penggantian Column Assy FOC IPresiden Prabowo Belum Putuskan Calon Gubernur BI, Proses Seleksi Masih BerlangsungDemi Atasi Defisit Fiskal, India Agresif Jual Saham BUMN ke PublikBandara Husein Sastranegara Bandung Siap Layani Penerbangan Jet Mulai 14 Agustus 2026Penembakan di Festival Lembah Baliem, Polisi Sarankan Penghentian AcaraIsmi Ulfaida Jadi Siswi Sekolah Rakyat Pertama yang Lolos Seleksi Paskibraka NasionalJumlah Investor Saham Indonesia Tembus 10,05 Juta SID, Tumbuh 16,83 Persen

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026