apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

BGN Pasang Label Batas Konsumsi 4 Jam pada Ompreng Makan Bergizi Gratis

Togar PanjaitanDiterbitkan 8 Agu 2026 - 20.10 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BGN Pasang Label Batas Konsumsi 4 Jam pada Ompreng Makan Bergizi Gratis
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk memperketat standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tegas ini diwujudkan dengan kewajiban bagi seluruh penyedia untuk memastikan makanan dikonsumsi dalam waktu maksimal empat jam setelah selesai dimasak. Untuk mengawal kebijakan baru ini, BGN akan memasang label penunjuk batas waktu konsumsi maksimal pada setiap wadah makanan atau ompreng yang didistribusikan kepada para siswa.

Kepala BGN Sudaryono menjelaskan bahwa pemasangan label waktu konsumsi pada setiap ompreng makanan ini dilakukan guna menekan risiko keracunan makanan yang dapat membahayakan kesehatan para penerima manfaat. Pihaknya telah memberikan instruksi langsung kepada seluruh jajaran pelaksana di lapangan agar setiap wadah makanan wajib diberi label harian yang dengan jelas menuliskan batas jam berapa makanan tersebut harus sudah dikonsumsi. Kebijakan pengetatan prosedur ini diambil setelah BGN melakukan evaluasi mendalam terhadap beberapa kasus dugaan keracunan makanan program MBG yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Jayapura dan dugaan kasus serupa yang paling baru di Bogor.

Dari hasil evaluasi BGN terhadap kasus yang terjadi di Jayapura, ditemukan indikasi kuat bahwa salah satu penyebab utama dugaan keracunan berasal dari waktu memasak yang terlalu dini dan tidak proporsional dengan waktu distribusi. Dalam kasus tersebut, proses pengolahan makanan diketahui sudah dimulai sejak pukul 7 malam. Namun, makanan tersebut baru dikirimkan dan tiba di sekolah penerima pada pukul 11 siang keesokan harinya. Jeda waktu yang mencapai belasan jam ini dinilai sangat berisiko merusak kualitas hidangan sebelum akhirnya disantap oleh para siswa.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Di samping masalah waktu persiapan makanan di dapur, BGN juga mengidentifikasi adanya potensi masalah kesehatan yang bersumber dari kebiasaan siswa membawa pulang makanan MBG ke rumah untuk dibagikan kepada keluarga mereka. Makanan dalam program MBG memang tidak dirancang untuk disimpan dalam jangka waktu lama karena diolah tanpa menggunakan bahan pengawet.

Sudaryono menceritakan salah satu temuan langsung saat dirinya melakukan inspeksi sekolah di wilayah Bogor. Saat itu, ia menjumpai seorang siswa yang sengaja tidak menghabiskan burger yang dibagikan. Ketika ditanya alasannya, siswa tersebut mengaku ingin memberikan burger itu kepada ibunya karena sang ibu belum pernah memakan burger. Pola konsumsi yang tertunda seperti ini dapat memicu keluhan kesehatan karena makanan dikonsumsi jauh setelah waktu pembuatan. Pada dugaan kasus keracunan di Bogor, keluhan kesehatan seperti sakit perut atau mulas tidak hanya dialami oleh para siswa, melainkan juga dirasakan oleh beberapa guru dan orang tua murid.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa dan memastikan keamanan pangan tetap terjaga, BGN kini menerapkan sistem pemantauan digital yang ketat. Sistem teknologi informasi ini bertugas mencatat dan melacak seluruh tahapan produksi makanan secara real-time. Pengawasan digital ini mencakup mulai dari proses persiapan bahan makanan, proses memasak di dapur, hingga saat makanan diserahkan secara resmi kepada para penerima manfaat. Dengan adanya pemantauan digital serta penempelan label batas waktu konsumsi pada ompreng, BGN berharap kualitas dan keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis dapat senantiasa terjaga.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi Nasionalmakan bergizi gratiskeamanan panganSudaryono

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap