apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Karangturi Semarang usai Ratusan Siswa dan Guru Diduga Keracunan

Domu TobingDiterbitkan 3 Agu 2026 - 16.20 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Karangturi Semarang usai Ratusan Siswa dan Guru Diduga Keracunan
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Sebanyak 707 orang di SMK Negeri 6 Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, diduga kuat mengalami gejala keracunan setelah menyantap hidangan Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Peristiwa ini langsung memicu reaksi cepat dari otoritas terkait yang bertanggung jawab atas program tersebut. Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas serta menjaga keselamatan publik, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengambil keputusan tegas untuk menghentikan sementara waktu seluruh operasional dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi yang berada di Semarang, Jawa Tengah.

Rincian dari total korban yang mengalami gejala dugaan keracunan makanan ini terdiri atas 693 orang siswa dan 14 orang guru. Para korban dilaporkan mengeluhkan sejumlah gejala medis yang serupa, seperti pusing, mual, muntah-muntah, serta diare setelah mereka mengonsumsi paket makanan tersebut. Mayoritas dari korban yang terdampak, yaitu sebanyak 698 orang, segera mendapatkan penanganan medis secara langsung oleh petugas kesehatan di lokasi sekolah. Di sisi lain, sebanyak 9 orang korban lainnya harus dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, termasuk Puskesmas Halmahera, RSUD KRMT Wongsonegoro, RST Bhakti Wira Tamtama, dan Puskesmas Bangetayu guna mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Merespons kondisi darurat ini, Kepala BGN Sudaryono langsung turun ke lapangan untuk menjenguk para korban yang sedang menjalani perawatan pada hari Sabtu, 1 Agustus. Dalam kunjungannya di wilayah Kota Semarang tersebut, Sudaryono mendatangi beberapa rumah sakit tempat para korban dirawat, di antaranya adalah RS Permata Medika, RS Bhakti Tamtama, dan RS Pantiwilasa Citarum. Kunjungan langsung ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh siswa dan guru yang mengalami gejala keracunan mendapatkan pelayanan medis terbaik hingga kondisi mereka benar-benar pulih.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Berdasarkan hasil investigasi awal yang dilakukan oleh pihak BGN, terdapat dugaan sementara bahwa insiden keracunan massal ini dipicu oleh beberapa faktor teknis. Salah satunya adalah adanya beberapa bahan makanan yang saat ini masih harus melewati proses pemeriksaan laboratorium secara mendalam. Selain itu, waktu memasak bahan makanan yang dinilai terlalu dini atau terlalu cepat sebelum waktu distribusi juga diduga menjadi pemicu penurunan kualitas makanan. Beberapa bahan makanan spesifik yang saat ini sedang diinvestigasi secara ketat oleh tim pemeriksa meliputi daun singkong, bumbu rendang, serta beberapa bahan lainnya.

Untuk memperjelas penyebab pasti dari insiden ini, pihak BGN telah meminta bantuan dari dinas kesehatan setempat guna melakukan pengujian laboratorium secara menyeluruh terhadap sampel makanan yang disajikan. Proses pengujian laboratorium ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar lima hingga tujuh hari kerja sampai hasil resminya dapat dikeluarkan. Selama masa investigasi dan pengujian sampel makanan ini berlangsung, operasional SPPG Karangturi Semarang akan tetap dinonaktifkan sementara untuk menjamin aspek keamanan pangan.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Sebagai langkah korektif dan antisipasi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari, BGN kini sedang mempercepat penerapan sistem digital di seluruh unit pelayanan pemenuhan gizi. Penerapan teknologi digital ini dirancang untuk mendokumentasikan serta memantau setiap tahapan dalam proses produksi makanan secara menyeluruh dan transparan. Melalui sistem ini, seluruh aktivitas mulai dari pencatatan waktu memasak, penentuan menu harian, hingga penggunaan bahan makanan dan bumbu dapur dapat terpantau secara langsung demi menjaga standar kualitas dan keamanan program Makanan Bergizi Gratis.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi NasionalSemarangkeracunan makananMakanan Bergizi Gratis

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap