apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Nasional

Beras Fortifikasi Premium untuk Makan Bergizi Gratis, Solusi Bulog Jaga Stabilitas Harga

Andi TobanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 16.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Beras Fortifikasi Premium untuk Makan Bergizi Gratis, Solusi Bulog Jaga Stabilitas Harga
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dimatangkan oleh pemerintah guna memastikan kecukupan gizi kelompok sasaran sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional. Salah satu langkah terbaru yang diambil adalah persetujuan yang diberikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, terhadap usulan penggunaan beras fortifikasi premium untuk program nasional tersebut. Usulan ini diajukan oleh Perum Bulog sebagai langkah strategis dalam penyediaan bahan baku pangan yang berkualitas tinggi bagi para penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
Beras yang diusulkan oleh Perum Bulog di bawah kepemimpinan Direktur Utama Ahmad Rizal Ramdhani ini bukanlah beras biasa yang beredar di pasar umum. Produk tersebut dinamakan Beras Bergizi Premium untuk MBG. Perum Bulog mengusulkan beras premium yang diperkaya dengan berbagai vitamin dan mineral penting sebagai bahan baku utama program tersebut. Kandungan gizi mikro yang dimasukkan ke dalam beras ini meliputi zat besi, asam folat, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B12, serta zinc yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kesehatan tubuh.

Penyediaan produk beras khusus ini ditargetkan untuk kelompok masyarakat yang paling membutuhkan intervensi gizi secara langsung. Beras Bergizi Premium untuk MBG akan didistribusikan dalam kemasan ukuran praktis seberat 5 kilogram. Sasaran utama dari pembagian beras berfortifikasi ini adalah kelompok rentan, yang mencakup anak balita, anak-anak usia sekolah, hingga ibu hamil. Melalui kemasan ukuran 5 kilogram tersebut, diharapkan pemenuhan kebutuhan gizi mikro harian bagi kelompok sasaran dapat berjalan lebih teratur dan tepat sasaran.

Baca Juga

Kasus Larangan Jilbab di SMPN 2 Bonggakaradeng Tana Toraja Berakhir Damai

Kasus Larangan Jilbab di SMPN 2 Bonggakaradeng Tana Toraja Berakhir Damai

Penting untuk dicatat bahwa beras dari Bulog yang akan digunakan dalam program MBG ini bukan merupakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ataupun beras medium biasa. Langkah ini diambil sebagai alternatif pasokan beras yang aman menyusul adanya larangan penggunaan beras subsidi SPHP untuk program MBG. Dengan demikian, pemenuhan kebutuhan beras untuk program gizi gratis tidak akan mengganggu alokasi beras subsidi SPHP yang ditujukan untuk menjaga stabilitas harga pangan bagi masyarakat luas.

Selain untuk pemenuhan gizi kelompok rentan, langkah penggunaan beras fortifikasi premium ini memiliki dimensi ekonomi yang krusial bagi stabilitas nasional. Langkah tersebut dinilai dapat menempatkan Perum Bulog sebagai penyangga atau buffer stok pangan. Dengan posisi sebagai penyangga stok, Bulog dapat membantu mencegah terjadinya kelangkaan pangan dan meredam gejolak harga pangan yang sering kali terjadi di berbagai daerah di Indonesia akibat tingginya permintaan pasar.

Baca Juga

Melestarikan Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaa Qawiyyu di Jatinom untuk Menggerakkan Ekonomi Lokal

Melestarikan Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaa Qawiyyu di Jatinom untuk Menggerakkan Ekonomi Lokal

Kendati menyetujui usulan penggunaan beras fortifikasi dari Bulog, Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa mereka tetap memprioritaskan potensi daerah. Prioritas utama BGN dalam pemenuhan bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis tetap berfokus pada penyerapan potensi lokal dan dukungan terhadap ekonomi lokal setempat. Skema kerja sama dengan Bulog diposisikan sebagai alternatif penguat cadangan pangan nasional, sementara pasokan dari wilayah setempat tetap diutamakan guna menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.

Rencana pemanfaatan Beras Bergizi Premium untuk MBG ini masih memerlukan koordinasi lebih lanjut sebelum dapat diimplementasikan sepenuhnya. Usulan dari Perum Bulog tersebut bakal dibahas secara mendalam dalam rapat koordinasi terbatas yang diselenggarakan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Pertemuan tersebut nantinya akan menyelaraskan berbagai aspek teknis dan kebijakan agar program nasional ini berjalan lancar tanpa menimbulkan kendala distribusi di lapangan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi Nasionalketahanan panganmakan bergizi gratisPerum BulogBeras Fortifikasi

Berita Terbaru Lainnya

Kasus Larangan Jilbab di SMPN 2 Bonggakaradeng Tana Toraja Berakhir DamaiTersangka Kasus Jasindo Ditahan KPK, Kita Taat AturanPesan Inspiratif Tyrone Mings untuk Anak Indonesia, Nikmati Permainan dan Berani BermimpiAncaman Gelombang Panas Ekstrem Membayangi Asia hingga Eropa akibat Penguatan El NinoMelestarikan Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaa Qawiyyu di Jatinom untuk Menggerakkan Ekonomi LokalMenilik Peran Vital Terminal LPG Tanjung Sekong dalam Menjaga Pasokan Energi NasionalDaftar 10 Bank Tutup per Juli 2026, Ada Perbankan SyariahMasa Depan dan Peta Persaingan Bisnis Kecantikan di Era Beauty Tech

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap