apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Internasional

Bela Netanyahu, AS Siapkan Langkah untuk Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional

Agus CahyonoDiterbitkan 2 Agu 2026 - 08.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bela Netanyahu, AS Siapkan Langkah untuk Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump secara terbuka menyatakan komitmennya untuk melumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Langkah agresif ini diambil sebagai bentuk pembelaan nyata terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
, yang saat ini tengah menghadapi ancaman surat perintah penangkapan dari lembaga hukum internasional tersebut. Konfirmasi mengenai rencana Washington untuk menundukkan ICC ini mempertegas ketegangan geopolitik yang kian meruncing antara AS dan lembaga peradilan yang bermarkas di Den Haag, Belanda.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan posisi keras tersebut dalam sebuah rapat kabinet yang diselenggarakan di Camp David. Dalam pertemuan tersebut, Rubio melayangkan kritik pedas dan menilai bahwa ICC telah kehilangan legitimasi hukumnya. Menurut Rubio, mahkamah tersebut bertindak arogan dengan memaksakan yurisdiksi serta kewenangan hukumnya terhadap negara-negara yang bukan merupakan anggota resmi. Rubio menyatakan bahwa AS sebenarnya telah mencoba meminta ICC untuk berbenah dan mendengarkan masukan dari Washington, namun masukan tersebut ditolak mentah-mentah. Karena sikap keras kepala dari pihak ICC, Rubio menegaskan bahwa AS kini memulai upaya nyata untuk menundukkan lembaga tersebut.

Baca Juga

Hasil Semifinal VNL 2026 Voli Putra, Polandia dan Amerika Serikat Lolos ke Babak Final

Hasil Semifinal VNL 2026 Voli Putra, Polandia dan Amerika Serikat Lolos ke Babak Final

Pernyataan keras dari Menlu Rubio ini muncul hanya beberapa pekan setelah bocornya dokumen rencana strategis Washington untuk membubarkan ICC. Menanggapi manuver yang dilakukan oleh menterinya, Presiden Donald Trump memberikan klarifikasi mengenai sasaran utama dari kebijakan luar negeri ini. Trump menegaskan bahwa upaya sistematis untuk melemahkan kewenangan ICC tidak difokuskan untuk melindungi dirinya sendiri dari jeratan hukum internasional. Sebaliknya, Trump menyatakan bahwa Rubio tengah berjuang keras demi membela Netanyahu serta sejumlah pihak lain yang turut menjadi target dari langkah hukum ICC. Sikap konfrontatif Trump terhadap ICC ini merupakan kelanjutan dari permusuhan yang telah ia tunjukkan sejak masa jabatan pertamanya, yang kini kembali memuncak setelah ia memenangkan pemilu pada November 2024.

Ketegangan terbaru ini dipicu langsung oleh keputusan ICC yang merilis surat perintah penangkapan terhadap Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant. Keduanya menghadapi tuduhan melakukan kejahatan perang dalam operasi militer di Gaza. Sebagai langkah pembalasan, pemerintah AS mulai merancang berbagai sanksi yang akan dijatuhkan kepada para pejabat ICC yang terlibat dalam keputusan tersebut. Di sisi lain, pemerintah Israel menolak keras surat perintah tersebut dan menuduh tindakan ICC didasari oleh sikap bias dan antisemit yang menyudutkan negara mereka.

Baca Juga

Tarung Nyawa di Laut, Ratusan Migran Nekat Terobos Perbatasan Ceuta

Tarung Nyawa di Laut, Ratusan Migran Nekat Terobos Perbatasan Ceuta

Persoalan yurisdiksi ini juga memicu perdebatan hukum yang panjang. Tel Aviv menegaskan bahwa mereka tidak mengakui wewenang mahkamah di Den Haag tersebut. Pihak Israel berargumen bahwa status keanggotaan Otoritas Palestina di ICC tidak serta-merta memberikan hak bagi mahkamah untuk mengadili para pemimpin Israel, terutama jika mengacu pada kesepakatan dalam Perjanjian Oslo. Secara historis, baik Amerika Serikat maupun Israel bukanlah anggota pendiri dari ICC yang dibentuk pada tahun 2002 untuk mengadili kejahatan luar biasa seperti genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang. AS juga memiliki rekam jejak panjang menolak keras kewenangan ICC untuk menyelidiki ataupun menyeret warga negaranya, khususnya para personel militer, ke meja hijau internasional.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IsraelDonald TrumpAmerika SerikatBenjamin NetanyahuMarco RubioMahkamah Pidana Internasional

Berita Terbaru Lainnya

Hasil Semifinal VNL 2026 Voli Putra, Polandia dan Amerika Serikat Lolos ke Babak FinalMenag Sebut Penghimpunan Zakat Nasional 2025 Capai Rp44,6 TriliunIslamic Travel Connect 2026, Travel Umrah dan Haji Tawarkan Paket Menarik serta Edukasi Masa TungguSabet Bed Set Hemat Cuma di Transmart Full Day Sale, Diskon Jutaan Rupiah MenantiSambut Bulan Kemerdekaan, Transmart Gelar Full Day Sale dengan Diskon JumboNelayan Jembrana Hilang di Perairan Medewi, Tim SAR Gabungan Kerahkan Drone ThermalLaga Uji Coba Pramusim, Real Madrid Ditahan Imbang Fiorentina 2-2 di AustriaPolda Metro Jaya Imbau Masyarakat Saring Informasi Terkait Pemasangan Pagar Besi di Sejumlah Mal

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap