apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Nasional

Beban Perjalanan Dinas Pemerintah Pusat 2025 Turun Drastis, Kebijakan Efisiensi Tekan Anggaran Hingga 49 Persen

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 30 Jul 2026 - 14.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Beban Perjalanan Dinas Pemerintah Pusat 2025 Turun Drastis, Kebijakan Efisiensi Tekan Anggaran Hingga 49 Persen
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun anggaran 2025 yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam pengelolaan anggaran belanja negara. Salah satu pos pengeluaran yang mengalami koreksi sangat tajam adalah beban perjalanan dinas (perjadin) di tingkat instansi pemerintah pusat. Dibandingkan dengan tahun fiskal sebelumnya, realisasi pengeluaran untuk perjalanan dinas ini dilaporkan merosot secara drastis pada tahun 2025.

Berdasarkan audit laporan keuangan tersebut, total beban perjalanan dinas pemerintah pusat sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar Rp 28,16 triliun. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 49,25 persen jika disandingkan dengan realisasi belanja perjadin pada tahun 2024 yang mencapai Rp 55,49 triliun. Secara nominal, penghematan atau pengurangan beban perjalanan dinas ini mencapai Rp 27.332.201.274.489. Penurunan yang hampir mencapai separuh dari anggaran tahun sebelumnya ini menunjukkan adanya pengetatan yang cukup ketat di lingkungan birokrasi.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Penyusutan anggaran perjalanan dinas yang cukup signifikan ini dipicu oleh kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan secara ketat oleh Presiden Republik Indonesia. Langkah ini secara resmi dijalankan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengamanatkan penghematan belanja operasional di setiap kementerian dan lembaga. Selain faktor regulasi tersebut, penurunan ini juga didorong oleh selesainya seluruh tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2024, sehingga aktivitas kedinasan luar kota yang berkaitan dengan pesta demokrasi tersebut tidak lagi memerlukan alokasi anggaran yang besar di tahun 2025.

Baca Juga

Golkar Nilai Penonaktifan Tiga Anggota DPRD TTU Terkait Kasus dr Icha sebagai Langkah Adil

Golkar Nilai Penonaktifan Tiga Anggota DPRD TTU Terkait Kasus dr Icha sebagai Langkah Adil

Jika ditinjau berdasarkan komponen pengeluarannya, penurunan terbesar bersumber dari pos perjalanan dinas biasa yang menyusut menjadi Rp 15,48 triliun dari posisi tahun sebelumnya yang sebesar Rp 26 triliun. Penurunan tajam juga terjadi pada pos perjalanan dinas untuk paket rapat (meeting) di luar kota, yang kini hanya menghabiskan anggaran sebesar Rp 4,24 triliun dari sebelumnya yang mencapai Rp 9,98 triliun. Demikian pula dengan paket rapat di dalam kota yang turun menjadi Rp 2,96 triliun dibandingkan tahun 2024 yang menembus Rp 8,87 triliun.

Komponen belanja dinas lainnya juga memperlihatkan tren penurunan yang serupa. Pengeluaran untuk perjalanan dinas dalam kota biasa tercatat turun menjadi Rp 1,49 triliun dari sebelumnya Rp 4,93 triliun. Sementara itu, perjalanan dinas biasa ke luar negeri juga berkurang menjadi Rp 2,06 triliun dari angka sebelumnya yang sebesar Rp 2,61 triliun. Adapun beban perjalanan dinas lainnya ke luar negeri mencatatkan realisasi sebesar Rp 784,62 miliar, turun dari Rp 1,30 triliun pada tahun 2024.

Baca Juga

Hujan Monsun Dahsyat di Pakistan, Bagaimana Bencana Ini Merenggut Ratusan Nyawa dan Merendam Pemukiman?

Hujan Monsun Dahsyat di Pakistan, Bagaimana Bencana Ini Merenggut Ratusan Nyawa dan Merendam Pemukiman?

Di sisi lain, beban perjalanan untuk barang dan jasa pada Badan Layanan Umum (BLU) juga ikut terpangkas dari Rp 1,66 triliun menjadi Rp 1,05 triliun. Untuk pos pengeluaran yang sifatnya lebih rutin, beban perjalanan dinas tetap mengalami penurunan menjadi Rp 41,48 miliar dari Rp 63,34 miliar, sedangkan beban perjalanan dinas tetap ke luar negeri tercatat sebesar Rp 24,59 miliar dari realisasi sebelumnya yang mencapai Rp 47,56 miliar. Laporan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai efisiensi anggaran perjalanan dinas secara kumulatif di pemerintah pusat, meskipun rincian spesifik mengenai 15 instansi dengan beban perjadin terbesar tidak diuraikan secara terpisah dalam data laporan ini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPKanggaran negaraefisiensi anggaranLKPPperjalanan dinasInpres

Berita Terbaru Lainnya

Toko Hijab Mandja Ivan Gunawan di Purwokerto Dibobol Maling, Pelaku Berhasil Diringkus PolisiGolkar Nilai Penonaktifan Tiga Anggota DPRD TTU Terkait Kasus dr Icha sebagai Langkah AdilHujan Monsun Dahsyat di Pakistan, Bagaimana Bencana Ini Merenggut Ratusan Nyawa dan Merendam Pemukiman?Strategi Baru Ukraina Mengincar Jantung Logistik Rusia, Mengapa Wilayah Ekonomi Putin Mulai Goyah?Wabah Ebola di Kongo Kian Mengkhawatirkan, Pemerintah Siapkan Kuburan MassalSuku Bunga The Fed Ditahan di Tengah Perbedaan Pendapat Internal, Pasar Alami GejolakKisah Zakiyyah Risakti Queenina, Atlet Panahan Jawa Timur yang Juga Hafiz AlquranDuduk Perkara Celetukan Lurah Paya Pasir Medan yang Berujung Pemeriksaan Inspektorat

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  4. 4Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap