Beasiswa Banpin Bekasi Kembali Dibuka, 100 Pemuda Berprestasi Berpeluang Kuliah Penuh

Usat NgajiPublished 26 Jul 2026 - 05.15 · 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Beasiswa Banpin Bekasi Kembali Dibuka, 100 Pemuda Berprestasi Berpeluang Kuliah Penuh
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Angka putus kuliah akibat himpitan biaya masih menjadi momok bagi banyak keluarga. Di tengah kenyataan itulah Pemerintah Kabupaten Bekasi menghadirkan angin segar lewat program Bantuan Pemuda Pasti Pintar, yang akrab disapa Banpin. Seratus paket beasiswa disiapkan bagi putra-putri daerah berprestasi agar mimpi menempuh pendidikan tinggi tak lagi terganjal dana. Mulai 27 Juli hingga 7 Agustus 2026, portal resmi banpin.bekasikab.go.id membuka pintu pendaftaran bagi calon mahasiswa baru maupun mereka yang sudah duduk di bangku kuliah.

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyerukan agar seluruh pemuda dan pemudi di wilayahnya segera bersiap. Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata komitmen daerah dalam membangun fondasi generasi yang berdaya saing. “Pendidikan adalah tiang utama masyarakat yang tangguh. Kemajuan daerah kelak sangat ditentukan oleh kualitas anak muda kita hari ini,” kira-kira begitulah inti pesannya di Cikarang, Sabtu. Banpin diluncurkan sebagai penghargaan sekaligus stimulus agar gairah berprestasi—baik di bidang akademik maupun non-akademik—terus menyala di kalangan pelajar asal Bekasi.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, merinci tahapan seleksi yang akan bergulir begitu pintu pendaftaran ditutup. Verifikasi dokumen berlangsung pada 10 hingga 21 Agustus, disusul wawancara bagi yang lolos administrasi mulai 26 Agustus sampai 3 September. Nama-nama penerima dijadwalkan diumumkan pada 4 September 2026, dan pencairan dana mengikuti jadwal tagihan dari masing-masing perguruan tinggi mitra. Landasan hukum program ini sudah jelas: Keputusan Ketua Tim Koordinasi Pengelolaan Beasiswa Pintar dan Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2025 menjadi pijakannya.

Also Read

Saat Jazz Menyatukan Langit Bromo dan Geliat Ekonomi Warga

Skema bantuan juga dirancang adil dan realistis. Bantuan menyesuaikan nilai Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap mahasiswa dengan plafon maksimal Rp5 juta per semester. Bila UKT di bawah angka itu, dana yang mengalir persis senilai tagihan; jika melebihi, selisihnya menjadi tanggung jawab penerima. Beasiswa ini mengawal mahasiswa sejak semester awal hingga semester delapan, sehingga kepastian kelulusan tepat waktu jauh lebih terjaga. Syaratnya, pendaftar belum memasuki semester kedelapan saat mengajukan diri—aturan yang memberi ruang bagi mahasiswa baru dan mahasiswa aktif hingga semester tujuh.

Keistimewaan lain dari Banpin adalah keluwesannya: tidak ada ikatan kampus tertentu. Putra-putri Kabupaten Bekasi bebas memilih perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Kesempatan ini membuka cakrawala sekaligus menuntut tanggung jawab. Setelah peserta ditetapkan, pemerintah daerah akan mengikat kerja sama dengan kampus masing-masing, mencakup mekanisme penyaluran dana dan pemantauan perkembangan akademik setiap semester. “Kami ingin memastikan bahwa prestasi penerima beasiswa tidak surut, melainkan terus meningkat hingga mereka menyelesaikan studi,” jelas Iman.

Also Read

Merayakan Keistimewaan yang Kerap Terabaikan di Hari Anak Nasional

Program yang pertama kali bergulir pada 2024 ini telah mencatat cerita sukses dari angkatan perdananya. Mahasiswa yang terbantu dapat menuntaskan kuliah tanpa dibayang-bayangi tunggakan, dan evaluasi positif itulah yang menjadi modal untuk kembali membuka pendaftaran tahun ini. Bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi, Banpin bukan cuma angka seratus kuota; ia adalah investasi manusia. Harapannya, begitu menyandang gelar, para penerima beasiswa akan kembali ke daerah sebagai sumber daya unggul yang menggerakkan mesin pembangunan Bekasi dari dalam.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca