Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia secara terbuka mempersilakan organisasi lingkungan Greenpeace untuk membuktikan klaim mereka mengenai adanya tiga izin tambang baru di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Pernyataan tegas ini disampaikan langsung oleh Bahlil Lahadalia kepada para wartawan saat memberikan keterangan di Jakarta pada hari Senin, 3 Agustus 2026. Bahlil menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah menerbitkan izin baru sebagaimana yang disampaikan oleh organisasi lingkungan tersebut, sehingga klaim mengenai adanya tiga izin tambang baru di wilayah Raja Ampat dibantah secara resmi oleh pihak pemerintah.
Tantangan untuk membuktikan klaim tersebut disampaikan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia guna memastikan akurasi informasi yang beredar di masyarakat. Terkait dengan hal ini, Bahlil mengimbau dan meminta kepada semua pihak agar selalu mengedepankan data yang dapat dipertanggungjawabkan dalam menyampaikan setiap informasi kepada publik. Langkah ini dinilai sangat penting agar laporan mengenai kondisi pertambangan di Raja Ampat, Papua Barat Daya, tidak didasarkan pada asumsi semata, melainkan didukung oleh bukti-bukti nyata serta data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.








