Dua petugas penanggung jawab (PIC) di setiap sekolah kini disiagakan untuk menangani aspek teknis program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai langkah nyata agar para guru tidak lagi dibebani oleh urusan logistik makanan. Kebijakan ini ditegaskan secara resmi oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono dalam konferensi pers yang berlangsung di kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8). Pemerintah menekankan bahwa tenaga pendidik seharusnya fokus pada kegiatan belajar mengajar, bukan direpotkan dengan pembagian makanan atau pengelolaan wadah makan yang kerap disebut ompreng.








