apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Nasional

Badan Gizi Nasional Bekukan Sementara SPPG Karangturi Semarang Pascakeracunan Massal 707 Orang

Agus CahyonoDiterbitkan 3 Agu 2026 - 07.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Badan Gizi Nasional Bekukan Sementara SPPG Karangturi Semarang Pascakeracunan Massal 707 Orang
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara atau suspend terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi. Keputusan penangguhan operasional ini diambil setelah terjadinya insiden keracunan massal yang bersumber dari program makanan bergizi gratis (MBG) di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Langkah penertiban ini dilakukan untuk memastikan keselamatan para penerima manfaat program sembari penyelidikan mendalam berjalan.

Berdasarkan laporan resmi dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, tercatat sebanyak 707 orang diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi hidangan MBG pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Korban dalam peristiwa ini didominasi oleh lingkungan sekolah, yang terdiri dari 693 siswa dan 14 guru dari SMK Negeri 6 Semarang. Mayoritas korban yang terdampak dilaporkan mengeluhkan gejala gangguan pencernaan dan kondisi fisik yang melemah, seperti pusing, mual, muntah-muntah, hingga diare.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Dari ratusan orang yang mengalami gejala keracunan tersebut, sebanyak 13 korban harus mendapatkan perawatan medis lebih lanjut di beberapa rumah sakit serta pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Menanggapi situasi darurat ini, Kepala BGN Sudaryono turun langsung ke lapangan untuk memantau penanganan para korban pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Dalam kunjungan tersebut, Sudaryono menyambangi sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Semarang yang merawat para pasien, termasuk di antaranya RS Permata Medika, RS Bhakti Tamtama, dan RS Pantiwilasa Citarum.

Baca Juga

Identitas Visual HUT RI 2026 Resmi Ditetapkan, Simak Makna Logo dan Pedoman Penggunaannya

Identitas Visual HUT RI 2026 Resmi Ditetapkan, Simak Makna Logo dan Pedoman Penggunaannya

Terkait penyebab keracunan, investigasi awal yang dilakukan oleh pihak BGN menduga bahwa insiden ini dipicu oleh beberapa faktor teknis dalam penyediaan makanan. Dugaan sementara mengarah pada penggunaan bahan makanan tertentu serta waktu memasak yang dilakukan terlalu dini sebelum makanan didistribusikan ke sekolah. Secara lebih spesifik, bahan makanan yang kini dicurigai menjadi pemicu keracunan tersebut adalah menu yang menggunakan daun singkong serta bumbu rendang.

Kendati demikian, pihak berwenang menegaskan bahwa kepastian mengenai penyebab keracunan masih harus menunggu hasil pengujian ilmiah. Proses pemeriksaan laboratorium terhadap sampel bahan makanan yang digunakan saat ini sedang berjalan, dan diperkirakan membutuhkan waktu setidaknya 5 hingga 7 hari kerja untuk mendapatkan hasil analisis yang akurat. Selama masa pemeriksaan ini, operasional SPPG Karangturi akan tetap dibekukan demi menghindari risiko lebih lanjut.

Baca Juga

Detik-Detik Ustaz Ahmad Firdaus Berpulang Saat Ceramah Kematian dan Selawat di Jakarta Timur

Detik-Detik Ustaz Ahmad Firdaus Berpulang Saat Ceramah Kematian dan Selawat di Jakarta Timur

Sebagai langkah evaluasi dan perbaikan sistem secara menyeluruh, BGN saat ini tengah mempercepat implementasi sistem pemantauan digital. Sistem ini dirancang untuk mendokumentasikan serta mengawasi setiap tahapan dalam proses produksi makanan secara ketat. Melalui platform digital ini, seluruh proses mulai dari penentuan menu, penggunaan bahan pangan dan bumbu, hingga pencatatan waktu memasak dapat dipantau secara langsung dan transparan guna mencegah kesalahan prosedur di masa mendatang.

Di samping itu, Sudaryono juga meminta adanya kolaborasi pengawasan yang lebih ketat dari berbagai elemen masyarakat. Ia mengharapkan peran aktif dari dinas kesehatan, jajaran guru, hingga orang tua siswa untuk ikut serta mengawasi kualitas dan higienitas menu MBG yang dimasak di dapur SPPG. BGN menyatakan tidak akan segan-segan mengambil tindakan yang lebih keras dan tegas apabila hasil akhir investigasi nantinya membuktikan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh pihak SPPB.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi NasionalSemarangkeracunan makananMakanan Bergizi GratisSPPG Karangturi

Berita Terbaru Lainnya

Identitas Visual HUT RI 2026 Resmi Ditetapkan, Simak Makna Logo dan Pedoman PenggunaannyaDetik-Detik Ustaz Ahmad Firdaus Berpulang Saat Ceramah Kematian dan Selawat di Jakarta TimurPolisi Segera Tutup Penyelidikan Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn WijayaSejumlah Wilayah Jakarta Selatan hingga Tangerang Selatan Alami Mati Listrik Senin PagiRayakan Tiga Dekade Berkarya, UNGU Rilis Lagu Baru Utara-SelatanAS dan Jepang Lakukan Intervensi Bersama Perkuat Yen, Donald Trump Sebut Sinyal PersahabatanAS-Jepang Bersatu Selamatkan Yen dari Jurang Maut, Intervensi DimulaiDaftar Terbaru Orang Terkaya di Dunia, Ada Kejutan?

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap