Bagaimana langkah Persib Bandung dalam memperkuat lini tengah mereka untuk menghadapi kompetisi mendatang? Pertanyaan ini terjawab dengan pengumuman resmi mengenai bergabungnya Gakuto Notsuda. Kehadiran pemain asing baru selalu memicu rasa penasaran di kalangan pendukung sepak bola nasional, terutama mengenai profil sang pemain dan bagaimana ia bisa masuk ke dalam skema tim.
Persib Bandung secara resmi telah mengamankan jasa gelandang berkebangsaan Jepang tersebut untuk memperkuat kedalaman skuad. Langkah ini diumumkan langsung oleh pihak manajemen klub kepada publik. Gakuto Notsuda didatangkan saat usianya menginjak 32 tahun. Di usia yang matang bagi seorang pesepak bola profesional, Notsuda diharapkan dapat membawa stabilitas, visi bermain, serta kematangan di sektor tengah Maung Bandung. Perekrutan ini menjadi salah satu manuver penting Persib dalam menyusun komposisi pemain asing mereka untuk menghadapi kompetisi.
Sebelum berlabuh di Bandung, Notsuda memiliki rekam jejak yang cukup bervariasi di kancah sepak bola Asia. Pemain tengah ini tercatat pernah merumput di kompetisi domestik Jepang serta Liga Thailand. Pengalaman lintas negara ini menjadi modal penting bagi adaptasinya di Indonesia. Secara khusus, klub terakhir yang ia bela sebelum bergabung dengan Persib Bandung adalah BG Pathum United. Notsuda mulai bermain untuk klub kontestan Liga Thailand tersebut sejak tahun 2024. Pengalamannya menghadapi atmosfer sepak bola Asia Tenggara di Thailand tentu dapat mempermudah proses transisinya saat berseragam biru khas Persib.
Gagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN Cup

Masuknya Notsuda ke dalam skuad Persib Bandung sekaligus melanjutkan tradisi penggunaan pemain asal Negeri Sakura di klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini. Notsuda tercatat sebagai pemain berpaspor Jepang keempat yang pernah memperkuat Persib Bandung sepanjang sejarah klub. Kehadirannya membangkitkan memori kolektif para pendukung mengenai kontribusi para pendahulunya. Sebelum Notsuda, publik Bandung sudah akrab dengan nama-nama seperti Satoshi Otomo, Shohei Matsunaga, dan Kenji Adachihara. Ketiga pemain tersebut pernah mengisi slot pemain Asia Persib di era yang berbeda, dengan Shohei Matsunaga dan Kenji Adachihara yang cukup melekat di ingatan karena kontribusi ofensif mereka pada masanya.
Keputusan untuk mendatangkan gelandang berusia 32 tahun ini tentu melibatkan pertimbangan matang dari jajaran manajemen klub yang ingin memperkuat daya saing tim. Proses administratif dan keputusan akhir perekrutan ini berada di bawah koordinasi langsung PT Persib Bandung Bermartabat selaku perusahaan yang menaungi klub. Adhitia Putra Herawan, yang menjabat sebagai Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, menjadi figur penting di balik peresmian transfer ini. Pengumuman resmi mengenai bergabungnya Notsuda ini disampaikan pada hari Ahad, menandai dimulainya babak baru hubungan kerja sama antara sang pemain asal Jepang tersebut dengan kubu Maung Bandung.
BWF Rilis Kalender Turnamen Bulu Tangkis 2026, Indonesia Jadi Tuan Rumah Berbagai Ajang Bergengsi

Meskipun kabar peresmian ini sudah dikonfirmasi, masih terdapat beberapa hal penting yang belum diungkapkan secara detail kepada publik. Informasi mengenai durasi kontrak yang disepakati antara Persib Bandung dan Gakuto Notsuda belum diumumkan secara rinci. Selain itu, nilai transfer atau rincian kesepakatan finansial lainnya juga tidak dipublikasikan oleh manajemen. Publik juga belum mengetahui nomor punggung yang akan dikenakan oleh Notsuda atau kapan tepatnya ia akan mulai menjalani sesi latihan perdana bersama rekan-rekan barunya di Bandung. Keterbatasan informasi ini merupakan hal yang lumrah dalam pengumuman transfer awal, namun tetap menjadi ruang ketidakpastian yang perlu diantisipasi oleh para penggemar.
Secara keseluruhan, transfer Gakuto Notsuda memberikan gambaran mengenai arah kebijakan transfer Persib Bandung yang mengutamakan pengalaman bermain di level Asia. Dengan rekam jejak di Liga Jepang dan Liga Thailand bersama BG Pathum United, Notsuda membawa profil pemain yang matang secara usia dan taktik. Sebagai pemain Jepang keempat di Persib, ia memikul ekspektasi untuk bisa menyamai atau bahkan melampaui pencapaian para kompatriot pendahulunya seperti Satoshi Otomo, Shohei Matsunaga, dan Kenji Adachihara. Perkembangan performa sang gelandang baru ini di lapangan hijau nantinya akan menjadi jawaban apakah keputusan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat yang dipimpin Adhitia Putra Herawan ini merupakan langkah yang tepat untuk musim ini.






