Pemerintah terus berupaya meningkatkan ketepatan sasaran dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong percepatan integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-government. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan kesalahan sasaran dalam distribusi bantuan yang selama ini kerap menjadi tantangan di lapangan.
Integrasi sistem e-government ini dilakukan dengan memanfaatkan data kependudukan berbasis biometrik yang terhubung lintas kementerian dan lembaga negara. Dalam pelaksanaannya, pembaruan data akan difokuskan secara khusus pada kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Pengelompokan ini menjadi prioritas utama guna memastikan warga yang paling membutuhkan mendapatkan bantuan secara tepat waktu dan tepat sasaran.








