Kabar duka mendalam menyelimuti dunia seni peran dan panggung teater Indonesia. Aktor senior sekaligus seniman teater legendaris, Diding Boneng, dilaporkan meninggal dunia pada hari Senin, 3 Agustus 2026. Kepergian pria bernama asli Zainal Abidin ini telah dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Sanggar Perkasa, sebuah ruang seni tempat almarhum aktif mendedikasikan waktunya untuk mengajar kelas akting bagi generasi muda. Diding mengembuskan napas terakhirnya pada usia 76 tahun.
Rencana pemakaman di Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Pusat, saat ini tengah dipersiapkan oleh pihak keluarga. Kepergian Diding Boneng menjadi kehilangan besar bagi dunia hiburan tanah air, mengingat dedikasinya yang tanpa henti di dunia seni peran. Sebelum berpulang, kondisi kesehatannya memang sempat mendapat perhatian. Pada Februari 2026 lalu, Diding harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat penyakit asma yang dideritanya.
Jauh sebelum wajahnya akrab di layar bioskop nasional, Diding memulai perjalanannya dari panggung teater. Sejak dekade 1970-an, ia sudah aktif dalam berbagai produksi drama panggung, mengasah kepekaan seni yang kelak menjadi ciri khas aktingnya. Debut layar lebarnya tercatat pada tahun 1980 melalui film Tiga Dara Mencari Cinta. Keberhasilan peran perdananya itu segera disusul oleh keterlibatannya dalam film-film populer era 1980-an, seperti Catatan Si Boy I pada 1987, Catatan Si Boy II pada 1988, dan Catatan Si Boy III pada 1989.








