apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Laporkan Eks Pemilik ke Polisi Terkait Senjata dan Utang Bank

Togar PanjaitanDiterbitkan 10 Agu 2026 - 03.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Laporkan Eks Pemilik ke Polisi Terkait Senjata dan Utang Bank
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Perselisihan internal di tubuh sebuah yayasan sekolah swasta di kawasan Jakarta Selatan kini tengah menjadi sorotan setelah mencuatnya laporan ke pihak kepolisian. Konflik ini melibatkan mantan pemilik yayasan berinisial IWD, yang dituduh telah memanfaatkan fasilitas dan nama baik lembaga pendidikan tersebut demi kepentingan pribadi. Salah satu temuan yang paling menyita perhatian adalah keberadaan ratusan senjata yang disimpan di dalam lingkungan sekolah.

Kuasa hukum yayasan sekolah tersebut, Hermawanto, mengungkapkan bahwa IWD diduga kuat menggunakan yayasan sebagai alat untuk mendapatkan keuntungan finansial pribadi. Hermawanto membeberkan bahwa mantan pemilik tersebut menggunakan nama yayasan sebagai jaminan atau agunan untuk mengajukan pinjaman kredit ke bank. Alih-alih digunakan untuk pengembangan fasilitas belajar-mengajar atau kesejahteraan sekolah, dana pinjaman bank tersebut justru dialihkan untuk membangun lapangan olahraga padel. Proyek lapangan padel ini pun diketahui dikelola secara langsung oleh anggota keluarga IWD sendiri.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Selain persoalan utang bank yang menggunakan nama yayasan, pihak sekolah juga mempermasalahkan pemanfaatan area pendidikan untuk menyimpan ratusan senjata. Senjata-senjata tersebut ditemukan di dalam ruangan milik IWD yang berada di lingkungan sekolah. Karena merasa tindakan-tindakan tersebut merugikan institusi dan melanggar ketentuan, pengurus yayasan akhirnya memutuskan untuk membawa persoalan ini ke jalur hukum dengan melaporkan mantan pemilik tersebut ke polisi.

Baca Juga

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Menanggapi tudingan itu, pihak IWD memberikan pembelaan melalui kuasa hukumnya, Alhadid Endar Putra. Alhadid, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, mengklarifikasi bahwa senjata yang ditemukan di area sekolah tersebut berjumlah 995 pucuk. Ia menegaskan bahwa seluruh senjata tersebut merupakan jenis airsoft gun yang dimiliki secara sah oleh PT Lokta Karya Perbakin, bukan milik pribadi IWD.

Alhadid memaparkan bahwa penyimpanan ratusan pucuk airsoft gun di gudang sekolah tersebut memiliki riwayat tersendiri. Pada tahun 2020, sempat ada rencana kerja sama antara PT Lokta Karya Perbakin dengan pengurus yayasan sekolah yang menjabat kala itu untuk mengadakan kegiatan ekstrakurikuler menembak bagi para siswa. Alhadid menyatakan bahwa seluruh senjata tersebut merupakan barang resmi dan telah mengantongi izin yang sah dari pihak berwenang. Dokumen-dokumen perizinan tersebut juga diklaim telah diperlihatkan secara langsung kepada penyidik kepolisian.

Baca Juga

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Lebih lanjut, Alhadid menyatakan bahwa pengurus yayasan yang menjabat saat ini sebenarnya sudah mengetahui keberadaan senjata-senjata tersebut di dalam gudang sekolah beserta status legalitas izinnya. Ia menduga bahwa laporan polisi dan mencuatnya isu ini ke publik sengaja diembuskan karena adanya konflik internal yang sedang berlangsung di dalam kepengurusan yayasan sekolah tersebut.

Menurut analisis pihak IWD, ketegangan ini berakar dari pemberhentian salah satu pembina yayasan secara sepihak. Konflik kepengurusan ini semakin meruncing seiring dengan masuknya pembina baru berinisial Bu N, yang telah menduduki posisinya secara fisik sejak April 2026. Sebelum resmi menjabat posisi tersebut, Bu N diketahui telah memberhentikan pembina yayasan lainnya. Perubahan struktur kepengurusan yang dinilai sepihak inilah yang diduga memicu perselisihan internal berkepanjangan, hingga akhirnya berujung pada laporan polisi terkait kepemilikan senjata dan dugaan penyalahgunaan aset yayasan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jakarta SelatanHukumAirsoft Gun

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026