apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan Daerah

Nyaring AranDiterbitkan 10 Agu 2026 - 12.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan Daerah
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Bagaimana cara Bank Pembangunan Daerah (BPD) di berbagai wilayah Indonesia memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan daya saing mereka agar dapat berkontribusi lebih besar bagi perekonomian? Jawabannya terletak pada optimalisasi pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB). Langkah strategis ini menjadi salah satu pembahasan utama dalam menyikapi tantangan likuiditas dan peningkatan layanan perbankan daerah demi mendorong pembangunan yang lebih merata.

Upaya penguatan kelembagaan ini dibahas secara mendalam dalam Regional Bank Summit 2026 yang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia. Mengusung tema "Transformasi Strategis BPD dalam Mendorong Pembangunan Nasional", forum diskusi strategis ini mempertemukan para regulator, pimpinan BPD, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Di dalam forum ini, mereka secara khusus membahas langkah-langkah transformasi kelembagaan yang krusial bagi masa depan perbankan daerah. Dalam acara tersebut, Shania Alatas memandu sesi dialog interaktif yang menghadirkan Direktur Utama Bank Jakarta sekaligus Ketua Umum ASBANDA, Agus Haryoto Widodo, serta Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), Winardi Legowo.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Menurut Agus Haryoto Widodo, sinergi antar-BPD melalui skema KUB merupakan langkah nyata untuk memperkuat struktur permodalan, meningkatkan daya saing, serta memaksimalkan peran BPD dalam perekonomian daerah maupun nasional. Melalui wadah KUB, setiap bank anggota dapat saling mendukung dalam memperkokoh pilar-pilar fundamental bisnis mereka. Penguatan fundamental ini mencakup aspek keuangan, manajemen risiko, operasional, teknologi informasi, hingga pengembangan sumber daya manusia. Dengan memperkuat aspek-aspek mendasar ini, setiap anggota KUB diharapkan memiliki ketahanan yang lebih baik dalam menghadapi dinamika industri keuangan.

Baca Juga

Sinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026

Sinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026

Sebagai contoh nyata, skema KUB telah diterapkan oleh Grup KUB Bank DKI yang beranggotakan Bank Maluku Maluku Utara (MalukuMalut). Kelompok usaha ini terus mendorong berbagai tahapan penguatan kinerja anggotanya secara berkelanjutan. Langkah konkret yang diambil dalam proses penguatan ini meliputi pengelolaan likuiditas yang lebih efisien, pengembangan produk perbankan, perluasan jaringan layanan, serta penguatan manajemen talenta untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi kompetisi pasar.

Langkah serupa juga ditunjukkan oleh Grup KUB Bank Jatim. Kelompok ini memiliki cakupan anggota yang cukup luas, yang terdiri dari Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Bank Nusa Tenggara Timur (NTT). Grup KUB Bank Jatim menargetkan pertumbuhan yang selaras bagi setiap anggotanya. Pertumbuhan tersebut diukur melalui peningkatan penyaluran kredit yang ditopang oleh pendanaan berbiaya murah (low-cost funding) serta pemanfaatan teknologi yang tepat guna. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan efisiensi operasional yang merata di seluruh wilayah operasional anggota grup.

Baca Juga

Transmart Full Day Sale Pangkas Harga Kasur Berkualitas Jadi Rp600 Ribuan

Transmart Full Day Sale Pangkas Harga Kasur Berkualitas Jadi Rp600 Ribuan

Jika menilik ke belakang, upaya penguatan kinerja ini sejalan dengan fokus strategis yang telah dicanangkan sejak tahun 2023. Pada tahun tersebut, terdapat tiga pilar utama yang menjadi perhatian, yaitu pencapaian low-cost funding, peningkatan penyaluran kredit yang berkualitas, serta peningkatan transaksi perbankan digital. Seluruh fokus strategis ini juga diiringi dengan langkah pembenahan internal berupa penguatan sistem, tata kelola perusahaan yang baik, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di masing-masing daerah. Upaya-upaya yang telah dirintis sejak tahun 2023 tersebut menjadi landasan penting bagi optimalisasi KUB yang kini terus diperkuat oleh BPD di seluruh Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

perbankan

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Kecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim KepercayaanAirbus A380 Emirates Mendarat Perdana di Soetta saat Trump Kucurkan USD 3 Miliar ke Sektor Tambang

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026