apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Sinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026

Domu TobingDiterbitkan 10 Agu 2026 - 12.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pertemuan para pelaku industri perbankan daerah dalam Regional Bank Summit 2026 yang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia pada Rabu, 5 Agustus 2026, menjadi momentum penting untuk menyoroti arah transformasi kelembagaan bank daerah. Forum diskusi strategis yang mengusung tema "Transformasi Strategis BPD dalam Mendorong Pembangunan Nasional" ini dirancang khusus untuk mempertemukan regulator, pimpinan Bank Pembangunan Daerah (BPD), serta berbagai pemangku kepentingan. Tujuan utamanya adalah membahas langkah konkret dalam mendukung pembangunan dan memperkuat perekonomian nasional secara berkelanjutan. Dialog interaktif ini dipandu oleh Shania Alatas dan menghadirkan dua tokoh penting, yaitu Direktur Utama Bank Jakarta sekaligus Ketua Umum ASBANDA Agus Haryoto Widodo, serta Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) Winardi Legowo.

Dalam pemaparannya, Agus Haryoto Widodo menjelaskan bahwa kolaborasi antar-BPD melalui skema Kelompok Usaha Bersama (KUB) kini menjadi agenda yang sangat relevan untuk dijalankan oleh bank-bank daerah. Skema KUB diproyeksikan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen untuk memperkuat aspek permodalan semata. Lebih dari itu, skema ini diharapkan dapat membantu percepatan ekspansi bisnis BPD di wilayah masing-masing, menciptakan efisiensi biaya dalam membangun infrastruktur layanan digital, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) perbankan daerah.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Meski demikian, proses pembentukan KUB tidak terlepas dari sejumlah hambatan operasional dan psikologis di lapangan. Beberapa tantangan utama yang dihadapi oleh BPD meliputi adanya perbedaan visi serta kepentingan dari masing-masing pengurus daerah, tingkat kesiapan modal dan teknologi yang bervariasi, hingga kekhawatiran dari beberapa pihak mengenai potensi hilangnya identitas lokal dari BPD yang bersangkutan setelah bergabung dalam kelompok usaha tersebut.

Baca Juga

Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan Daerah

Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan Daerah

Menanggapi berbagai kekhawatiran tersebut, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo memberikan pandangannya mengenai parameter kesuksesan sebuah bank. Menurut Winardi, keberhasilan KUB BPD sebenarnya tidak hanya ditentukan oleh tercapainya target modal inti minimum sebesar Rp3 triliun. Terdapat faktor-faktor penting lain yang menentukan kesuksesan jangka panjang perbankan, yaitu permodalan, tata kelola yang baik, keandalan sistem, kesiapan teknologi, serta kompetensi SDM. Bank Jatim menekankan pentingnya kesepakatan awal mengenai visi dan misi di antara seluruh anggota yang tergabung dalam KUB. Manfaat dari pembentukan KUB ini harus dipastikan saling menguntungkan bagi setiap anggota melalui sinergi ekosistem bisnis yang konkret dan terukur.

Di samping pembahasan mengenai KUB, forum ini juga mengulas dinamika kerja sama antara BPD dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Bank Jatim mencatat bahwa upaya memperkuat kemitraan dengan BPR melalui skema bank jangkar masih menghadapi tantangan tersendiri. Hambatan tersebut terutama berkaitan dengan belum selarasnya target bisnis di antara kedua belah pihak serta adanya biaya tambahan yang timbul dalam proses sinkronisasi target tersebut.

Baca Juga

Transmart Full Day Sale Pangkas Harga Kasur Berkualitas Jadi Rp600 Ribuan

Transmart Full Day Sale Pangkas Harga Kasur Berkualitas Jadi Rp600 Ribuan

Sebagai jalan keluar untuk mengatasi tantangan kemitraan ini, BPD dan BPR disarankan untuk melakukan pembagian segmen pasar yang jelas dalam penyaluran kredit guna menghindari tumpang tindih sasaran debitur. Selain itu, kedua lembaga keuangan ini dapat bersinergi dalam pemanfaatan layanan digitalisasi untuk memperluas jangkauan nasabah. Dari perspektif Bank Jakarta, potensi kerja sama antara BPD dan BPR dinilai cukup baik, namun dengan catatan bahwa kemitraan tersebut harus diletakkan dalam struktur hukum dan operasional yang tepat. Kemitraan ini dapat disinergikan dalam bentuk linked program yang dirancang secara hati-hati agar tidak memindahkan atau mengalihkan risiko bisnis dari satu pihak kepada pihak lainnya.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPR

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaOptimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim KepercayaanAirbus A380 Emirates Mendarat Perdana di Soetta saat Trump Kucurkan USD 3 Miliar ke Sektor Tambang

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026