apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Kecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan

Togar PanjaitanDiterbitkan 10 Agu 2026 - 12.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Penggunaan kecerdasan buatan (AI) kini mulai merambah ke sektor pengelolaan keuangan pribadi. Berdasarkan hasil survei terbaru yang digelar oleh lembaga riset Gallup bersama perusahaan jasa keuangan Edward Jones, sekitar satu dari lima warga Amerika Serikat yang mencari nasihat keuangan dalam setahun terakhir telah memanfaatkan teknologi AI. Kendati demikian, adopsi teknologi ini diiringi oleh skeptisisme yang cukup tinggi dari masyarakat pengguna.

Faktor biaya menjadi salah satu pemicu utama yang membuat kelompok usia muda lebih memilih AI dibandingkan penasihat keuangan profesional. Data survei menunjukkan sekitar seperempat dari Gen Z dan milenial yang mencari nasihat keuangan dalam setahun terakhir menggunakan bantuan AI. Angka adopsi ini jauh lebih tinggi dibandingkan Gen X yang berada di angka 16 persen, serta kelompok baby boomer yang hanya sebesar 7 persen.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Meskipun AI mulai populer sebagai alternatif murah, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap keahlian teknologi ini dalam mengelola uang masih sangat rendah. Secara keseluruhan, hanya sekitar tiga dari sepuluh orang dewasa di Amerika Serikat yang menaruh kepercayaan besar atau sebagian terhadap AI dalam urusan pengelolaan uang. Bahkan, tercatat hanya 3 persen responden yang memiliki kepercayaan sangat besar terhadap AI. Kondisi ini berbanding terbalik dengan tingkat kepercayaan terhadap penasihat keuangan, di mana sekitar delapan dari sepuluh orang dewasa menyatakan setidaknya memiliki sebagian kepercayaan pada profesi tersebut.

Baca Juga

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Kesenjangan kepercayaan ini tidak serta-merta membuat masyarakat langsung menggunakan jasa profesional. Nyatanya, hanya sekitar sepertiga dari seluruh responden yang mencari nasihat keuangan dalam setahun terakhir yang benar-benar menggunakan jasa penasihat keuangan profesional. Sebaliknya, sebanyak 73 persen responden memilih untuk mengandalkan riset sendiri di internet guna memperoleh informasi keuangan yang mereka butuhkan.

Jika dibedah berdasarkan kelompok usia, hanya 14 persen Gen Z dan 21 persen milenial yang menggunakan jasa penasihat profesional saat mencari panduan keuangan. Angka ini meningkat signifikan pada generasi yang lebih tua, dengan 34 persen Gen X dan 55 persen baby boomer yang tercatat memanfaatkan penasihat keuangan profesional.

Menyikapi tren ini, para pakar menyarankan agar masyarakat membatasi peran AI hanya untuk kebutuhan edukasi dasar. Taha Choukhmane, Associate Professor di MIT Sloan School of Management, merekomendasikan penggunaan AI sebatas untuk menjelaskan dan mendefinisikan konsep-konsep keuangan, seperti pasar saham, reksa dana, hingga dana indeks.

Baca Juga

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Peringatan mengenai batasan AI juga disuarakan oleh Bobbi Rebell, seorang perencana keuangan bersertifikat sekaligus pendiri Financial Wellness Strategies. Rebell menyatakan bahwa AI bukan merupakan fidusia, tidak mengetahui kehidupan pengguna secara nyata, dan tidak mengajukan semua pertanyaan kepada pengguna. Berbeda dengan perencana keuangan bersertifikat yang memiliki tanggung jawab hukum untuk memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi klien, AI tidak memiliki kewajiban tersebut.

Survei Gallup yang memotret fenomena ini melibatkan 5.075 orang dewasa di Amerika Serikat yang berusia minimal 21 tahun. Pengumpulan data dilakukan pada periode 20 Maret hingga 6 April 2026. Jajak pendapat ini memiliki margin kesalahan pengambilan sampel sebesar kurang lebih 1,8 poin persentase untuk keseluruhan responden dewasa.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kecerdasan buatanperencanaan keuangan

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahAirbus A380 Emirates Mendarat Perdana di Soetta saat Trump Kucurkan USD 3 Miliar ke Sektor Tambang

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026