apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Parlin SinagaDiterbitkan 10 Agu 2026 - 12.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Program bedah rumah bagi keluarga siswa Sekolah Rakyat telah resmi mulai berjalan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Inisiatif renovasi hunian ini merupakan bentuk kolaborasi yang dijalankan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) bersama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Kerja sama antar kementerian ini dihadirkan guna membantu menyediakan tempat tinggal yang lebih layak bagi para orang tua yang anaknya mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat. Sebagai bagian dari tahapan awal pelaksanaan di daerah, serangkaian kegiatan verifikasi di lapangan telah dilaksanakan untuk memastikan kesiapan seluruh calon penerima manfaat.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Khusus di wilayah Kabupaten Sumenep, kuota yang dialokasikan dalam program bedah rumah ini tercatat sebanyak 50 titik lokasi. Dari keseluruhan kuota yang tersedia di daerah tersebut, saat ini sudah ada delapan titik yang dinyatakan lolos dalam tahapan verifikasi. Menurut penjelasan dari Koordinator Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Sumenep, Agung Candra, proses renovasi rumah diprakirakan baru dapat dimulai pada bulan depan. Pelaksanaan renovasi fisik tersebut masih menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) penetapan resmi bagi para penerima bantuan.

Pelaksanaan verifikasi faktual oleh tim lapangan diselenggarakan pada hari Sabtu (8/8) di tiga titik lokasi tempat tinggal calon penerima manfaat. Tiga lokasi yang menjadi sasaran verifikasi faktual tersebut mencakup rumah milik Susanti yang berada di Dusun Pasar Kayu RT 1 RW 1, Desa Pabian. Selain itu, verifikasi faktual juga menyasar dua hunian lain yang terletak di Desa Panggarangan, yaitu kediaman milik Indri Novianti serta kediaman milik Ika Triani. Langkah verifikasi faktual ini menjadi kunci penting untuk meninjau secara langsung kondisi hunian serta kesesuaian data para calon penerima manfaat di Sumenep.

Baca Juga

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Salah satu penerima manfaat, Susanti yang merupakan warga Desa Pabian, menyampaikan rasa syukur atas berbagai bentuk perhatian dan bantuan yang diterima oleh keluarganya. Selain terdaftar dalam program renovasi rumah, keluarga Susanti juga tercatat menerima bantuan sosial pemerintah lainnya, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial BNPT. Tidak hanya itu, keluarganya turut mendapatkan dukungan melalui bantuan program pemberdayaan sosial ekonomi (PPSE). Dalam program PPSE tersebut, Susanti menerima bantuan fisik berupa barang freezer yang digunakan untuk mendukung usahanya dalam berjualan es keliling di kawasan pasar malam.

Di lokasi lain, yaitu Desa Panggarangan, penerima manfaat atas nama Indri Novianti dan Ika Triani diketahui mengelola usaha mandiri berupa jasa laundry. Memperhatikan kondisi usaha tersebut, Ishaq Zubaedi Raqib memberikan pesan khusus kepada tim Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Ishaq berpesan agar tim PKP dapat melakukan renovasi rumah yang disesuaikan secara khusus dengan kebutuhan operasional penerima manfaat yang menjalankan usaha laundry tersebut. Penyesuaian desain perbaikan ini diharapkan dapat membantu kelancaran aktivitas ekonomi keluarga penerima bantuan.

Baca Juga

Pemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 Pohon

Pemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 Pohon

Secara nasional, kegiatan perbaikan tempat tinggal bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat ini terintegrasi dalam skema besar Program 3 Juta Rumah. Program tingkat nasional ini menetapkan target renovasi hingga mencapai 10.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dikhususkan bagi keluarga serta orang tua dari siswa-siswi Sekolah Rakyat. Dalam pelaksanaannya, seluruh alokasi perbaikan Rumah Tidak Layak Huni secara nasional ini diimplementasikan secara langsung melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Sekolah RakyatKemensos

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim KepercayaanAirbus A380 Emirates Mendarat Perdana di Soetta saat Trump Kucurkan USD 3 Miliar ke Sektor Tambang

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026