Pembangunan proyek MRT Jakarta Fase 2A terus menunjukkan perkembangan. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka didampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung proyek tersebut di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, pada Selasa (12/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden menyatakan rasa puas dan gembira atas perkembangan pembangunan rute Utara-Selatan ini.
Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A terbagi menjadi tiga paket pekerjaan. Paket pertama adalah CP201 untuk rute Bundaran HI-Harmoni, paket kedua atau CP202 untuk rute Harmoni-Mangga Besar, dan paket ketiga atau CP203 untuk rute Mangga Besar-Kota.
Saat ini, pembangunan Stasiun Thamrin dan Monas (CP 201) telah mencapai 91,16 persen. Di kawasan Monas, pekerjaan fisik menyisakan kurang dari 10 persen dan kini telah dibuka untuk kunjungan publik secara terjadwal. Sementara itu, pembangunan Stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar (CP 202) telah mencapai 61,56 persen, sedangkan Stasiun Glodok dan Kota (CP 203) mencapai 80,93 persen.
LRT Jabodebek Rute Harjamukti-Dukuh Atas Mengalami Gangguan Operasional

Keterlibatan Pekerja Lokal
Proyek infrastruktur ini mengoptimalkan tenaga kerja dalam negeri. Pramono Anung mengungkapkan bahwa sekitar 3.800 pekerja yang terlibat dalam pembangunan MRT Jakarta Fase 2A seluruhnya merupakan warga negara Indonesia. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Wakil Presiden yang mengapresiasi keterlibatan penuh pekerja lokal dalam proyek ini, dengan catatan kualitas pembangunan tetap harus menjadi prioritas utama.
Kilas Balik Perkembangan Sejak 2021
Progres saat ini jauh meningkat dibandingkan beberapa tahun lalu. Berdasarkan data per 31 Mei 2021, Direktur Utama PT MRT Jakarta saat itu, William Sabandar, menyebutkan bahwa pembangunan CP201 dari Bundaran HI hingga Harmoni baru mencapai 16,5 persen.
Pemerintah Imbau Perusahaan Swasta Terapkan WFH Satu Hari dalam Sepekan

Pada periode tersebut, panel boring dijadwalkan tiba di lokasi proyek pada Oktober atau November 2021 untuk menyiapkan pengeboran jalur MRT yang ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun 2022.






