apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Technology

SKSG UI Desak Pemerintah Perketat Aturan Satelit Asing demi Kedaulatan Siber

Agus CahyonoDiterbitkan 2 Sep 2026 - 08.27 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
SKSG UI Desak Pemerintah Perketat Aturan Satelit Asing demi Kedaulatan Siber
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Peneliti Keamanan sekaligus Dosen Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI), M. Syauqillah, menegaskan pentingnya pemerintah memperketat regulasi terhadap aktivitas pemain asing di sektor telekomunikasi. Langkah ini dinilai mendesak menyusul rencana Starlink memperluas layanan dengan menjual ponsel satelit langsung ke konsumen tanpa mengikuti izin operasional di Indonesia.

Rencana ekspansi tersebut memicu kekhawatiran mendalam mengenai dampak operasional Starlink terhadap ISP lokal Indonesia. Selama ini, operator nasional seperti Telkom, Indosat, dan XL telah menanamkan investasi dalam jumlah besar untuk membangun infrastruktur fisik, termasuk jaringan serat optik dan menara pemancar (BTS) di berbagai pelosok tanah air. Masuknya layanan asing tanpa kepatuhan regulasi dinilai dapat mengganggu ekosistem yang telah dibangun oleh para pelaku industri dalam negeri.

Layanan Direct-to-Cell Tanpa Gateway Lokal

Selain masalah perizinan ponsel satelit, Starlink juga disorot karena potensi pelanggaran aturan melalui penyediaan layanan Direct-to-Cell. Layanan ini memungkinkan koneksi langsung ke ponsel tanpa melalui gateway lokal serta pengawasan dari pihak regulator Indonesia.

Baca Juga

Cara Menggunakan dan Menginstal Snipping Tool di Windows 10 dan 11

Cara Menggunakan dan Menginstal Snipping Tool di Windows 10 dan 11

Ketiadaan gateway lokal dan pusat kendali atau Network Operation Center (NOC) di dalam negeri akan membuat layanan telepon satelit asing beroperasi sepenuhnya di luar pengawasan pemerintah. Hal ini dinilai bertolak belakang dengan komitmen awal pemerataan akses. Para pengamat mencatat bahwa sejak awal kehadirannya, Starlink belum menunjukkan kontribusi nyata dalam membuka akses internet di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Sebaliknya, layanan satelit tersebut justru lebih banyak aktif di area kota-kota besar.

Risiko Kedaulatan Siber dan Keamanan Data

Kajian dari SKSG UI sebelumnya juga memperingatkan ancaman terhadap kedaulatan siber nasional akibat operasional internet satelit orbit rendah (LEO). Penggunaan teknologi ini tanpa regulasi ketat berisiko membuat Indonesia kehilangan kontrol atas pemanfaatan spektrum frekuensi serta audit data yang mengalir.

Baca Juga

Aturan Baru AI di Kampus, Menakar Ulang Evaluasi Akademik dan Kognisi Mahasiswa

Aturan Baru AI di Kampus, Menakar Ulang Evaluasi Akademik dan Kognisi Mahasiswa

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terkait perlindungan data, khususnya di wilayah-wilayah sensitif seperti Papua. Karena data operasional tidak tunduk pada hukum Indonesia, risiko penyalahgunaan informasi sensitif di daerah tersebut dinilai dapat meningkat tanpa adanya mekanisme hukum domestik yang bisa menjangkaunya.

Sumber: Detik

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

telekomunikasi

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Imbau Perusahaan Swasta Terapkan WFH Satu Hari dalam SepekanPerkembangan Restrukturisasi Utang PT Waskita Karya Tbk dan Tantangan yang DihadapiWapres Gibran Tinjau Proyek MRT Jakarta Fase 2A, Konstruksi CP 201 Capai 91 PersenBank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75 Persen pada Agustus 2026DPR Desak Pembentukan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Pasca-Perjanjian RI-ASAturan Pembatasan Pembelian BBM Subsidi dengan QR Code, Batas Liter, dan Kriteria KendaraanKlasemen Kualifikasi Timnas Indonesia dan Langkah PSSI Lanjutkan Program NaturalisasiTimnas Indonesia Tempati Peringkat Ketiga Klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2026

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap