Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengungkapkan bahwa sebanyak 70 persen titik api (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang periode Januari hingga Juli berada di dalam kawasan konsesi milik perusahaan. Berdasarkan hasil analisis pemetaan yang dilakukan Walhi sejak 1 Januari hingga 27 Juli 2026, terdeteksi total 118.420 titik api di seluruh wilayah Indonesia. Luas indikatif areal karhutla dari sebaran titik api tersebut diperkirakan mencapai 107.649 hektar, sebuah angka yang menunjukkan tantangan besar dalam pengelolaan lingkungan hidup saat ini.








