apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Studi Terbaru, Lubang Hitam Supermasif Lepaskan Energi Setara Miliaran Supernova

Parlin SinagaDiterbitkan 16 Agu 2026 - 11.54 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Studi Terbaru, Lubang Hitam Supermasif Lepaskan Energi Setara Miliaran Supernova
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Sebuah penelitian astronomi terbaru berhasil menyingkap fenomena luar biasa di alam semesta jauh yang mengubah pemahaman manusia tentang perilaku objek kosmik raksasa. Studi terbaru mengenai lubang hitam supermasif menunjukkan bahwa hembusan angin yang dihasilkan oleh objek aktif tersebut memiliki kekuatan sekitar 100 kali lebih besar dari perkiraan para ilmuwan sebelumnya. Penelitian yang dipimpin oleh Satoshi Yamada dari Universitas Tohoku, Jepang, ini telah resmi diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature Astronomy pada tanggal 28 Juli 2026. Penemuan ini membuka lembaran baru dalam memahami bagaimana energi luar biasa besar dapat dilepaskan oleh struktur paling masif di alam semesta.

Penyelidikan mendalam ini difokuskan pada H1821+643, sebuah kuasar terang yang terletak di konstelasi Draco. Objek kosmik ini berjarak sangat jauh, yaitu sekitar 3,4 miliaran tahun cahaya dari Bumi, dan posisinya berada tepat di pusat gugus galaksi yang sangat padat. Untuk mengamati objek ini, tim peneliti melakukan pengamatan intensif selama satu pekan pada bulan September 2024. Mereka memanfaatkan satelit sinar-X XRISM (X-Ray Imaging and Spectroscopy Mission) milik Jepang untuk mengumpulkan data penting mengenai karakteristik fisik kuasar tersebut.

Energi yang dilepaskan melalui aliran gas dari lubang hitam supermasif aktif ini sangat mencengangkan. Para ilmuwan memperkirakan bahwa energinya setara dengan ledakan miliaran supernova yang terjadi secara bersamaan. Angin dahsyat yang dihasilkan dari proses ini menciptakan turbulensi hebat pada gas panas di sekitarnya. Dampak dari semburan energi tersebut menyebar sangat luas, hingga mencapai radius 300.000 tahun cahaya dari pusat aktivitasnya. Selama proses pengamatan, para peneliti berhasil melacak jejak atom besi terionisasi di dalam gas panas yang menyelimuti kuasar tersebut untuk memetakan dampak energinya.

Baca Juga

Transjakarta Modifikasi Sejumlah Rute Saat HUT ke-81 RI, Ini Daftarnya

Transjakarta Modifikasi Sejumlah Rute Saat HUT ke-81 RI, Ini Daftarnya

Selain kekuatannya yang luar biasa, H1821+643 juga memiliki keunikan lain terkait dengan kecepatan rotasinya. Berdasarkan data dari Observatorium Sinar-X Chandra milik NASA yang diperoleh pada tahun 2022, lubang hitam supermasif ini berputar jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan lubang hitam yang berukuran lebih kecil. Para ilmuwan menduga bahwa pertumbuhan ukuran raksasa dari H1821+643 tidak terjadi secara teratur, melainkan melalui serangkaian proses penggabungan (merger) dengan lubang hitam lainnya yang datang dari berbagai arah yang tidak teratur.

Di samping penemuan mengenai lubang hitam supermasif ini, dunia astronomi dan eksplorasi luar angkasa juga diwarnai oleh berbagai perkembangan penting lainnya. Sebagai contoh, tim peneliti dari Tiongkok baru-baru ini merilis peta geologi Bulan terbaru dengan skala 1:5 juta. Peta tersebut mengungkap adanya aktivitas vulkanik di Bulan hingga 2 miliar tahun yang lalu berdasarkan data yang diperoleh dari misi Chang'e. Selain itu, pemahaman kita tentang dinamika Bumi dan Bulan juga terus berkembang, seperti fakta bahwa Bulan bergerak menjauh dari Bumi sekitar 3,8 cm per tahun akibat pengaruh gaya pasang surut.

Baca Juga

Pascagempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian

Pascagempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian

Sementara itu, lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA, juga mencatatkan pencapaian penting dengan sukses menguji misi DART (Double Asteroid Redirection Test) yang dirancang untuk mengubah lintasan asteroid sebagai upaya perlindungan planet. Di sisi lain, NASA juga aktif meluruskan informasi keliru yang beredar di masyarakat. Lembaga tersebut secara resmi membantah klaim viral yang menyatakan bahwa gravitasi Bumi akan menghilang selama 7 detik pada tanggal 12 Agustus 2026. Penjelasan-penjelasan ilmiah ini menegaskan pentingnya data valid dalam memahami fenomena antariksa, baik yang terjadi miliaran tahun cahaya di luar angkasa maupun yang berdampak langsung pada Bumi.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

astronomi

Berita Terbaru Lainnya

Transjakarta Modifikasi Sejumlah Rute Saat HUT ke-81 RI, Ini DaftarnyaPemerintah Matangkan Rencana Pembatasan BBM Subsidi Pertalite untuk Kelompok MampuSimalungun Diguncang Gempa, Pasokan BBM dan LPG Dijamin AmanPascagempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di PengungsianLangkah Pemulihan Pusat Data Nasional Pascaserangan Ransomware Brain CipherIndonesia Diguncang Tiga Gempa Bumi dalam Sehari pada 15 Agustus 2026Rakuten Viki Hadirkan Drama China Overdo Usai Kesuksesan Love for YouRuteng NTT Diguncang 10 Kali Gempa dalam 20 Menit Pagi Ini

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap