Sebanyak sepuluh gempa bumi beruntun mengguncang wilayah Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta beberapa area sekitarnya dalam kurun waktu yang sangat singkat. Rangkaian aktivitas seismik ini terjadi berturut-turut hanya dalam rentang waktu 20 menit pada Minggu pagi, 16 Agustus 2026. Kejadian ini mengejutkan warga setempat karena frekuensi gempa yang terjadi secara berurutan dalam waktu singkat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi peristiwa tersebut melalui akun X resmi mereka. Berdasarkan informasi yang dibagikan, rentetan 10 gempa bumi ini terjadi mulai pukul 08.40 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Pihak BMKG juga mencatat bahwa seluruh gempa yang terdeteksi dalam periode tersebut memiliki kekuatan di bawah magnitudo (M) 5. Namun, BMKG memberikan catatan penting bahwa informasi awal ini mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat. Oleh karena itu, hasil pengolahan data belum sepenuhnya stabil dan masih bisa berubah seiring dengan kelengkapan data yang masuk kemudian.
Rangkaian gempa bumi ini diawali oleh getaran pertama yang berkekuatan cukup signifikan, yaitu magnitudo 4,3 pada pukul 08.40.02 WIB. Pusat gempa pertama ini berada pada kedalaman 6 kilometer, berlokasi di 50 kilometer barat laut Mbay, Nagekeo, NTT. Tidak berselang lama, tepatnya pada pukul 08.41.53 WIB, gempa kedua terjadi dengan magnitudo 3,6 yang berpusat di 82 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai, pada kedalaman 13 kilometer. Beberapa menit kemudian, pada pukul 08.44.32 WIB, gempa ketiga menyusul dengan magnitudo 2,3, yang berpusat di 23 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman mencapai 62 kilometer.
Transjakarta Modifikasi Sejumlah Rute Saat HUT ke-81 RI, Ini Daftarnya

Aktivitas seismik terus berlanjut dengan gempa keempat yang tercatat pada pukul 08.46.04 WIB. Gempa ini memiliki kekuatan magnitudo 3,3 dan berpusat di 80 kilometer timur laut Ruteng pada kedalaman 20 kilometer. Empat menit kemudian, tepatnya pukul 08.50.18 WIB, gempa kelima terjadi dengan kekuatan magnitudo 2,8 di kedalaman 17 kilometer, berpusat di 76 kilometer timur laut Ruteng. Hanya berselang sekitar satu menit, pada pukul 08.51.57 WIB, gempa keenam kembali mengguncang dengan kekuatan magnitudo 2,8 yang berpusat di 49 kilometer timur laut Ruteng pada kedalaman 17 kilometer.
Rentetan gempa bumi berlanjut dengan gempa ketujuh yang dilaporkan terjadi pada pukul 08.55.51 WIB dengan kekuatan magnitudo 2,8. Pusat gempa ketujuh ini berada di kedalaman yang cukup dalam, yaitu 94 kilometer, dan berlokasi di 12 kilometer tenggara Bajawa, Ngada, NTT. Selanjutnya, gempa kedelapan terjadi pada pukul 08.58.10 WIB dengan kekuatan magnitudo 2,9. Pusat gempa kedelapan ini terdeteksi berada di kedalaman 9 kilometer, berjarak sekitar 45 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai.
Studi Terbaru, Lubang Hitam Supermasif Lepaskan Energi Setara Miliaran Supernova

Rangkaian gempa bumi dalam kurun waktu 20 menit ini ditutup oleh dua gempa terakhir yang memiliki kekuatan yang sama. Gempa kesembilan tercatat terjadi pada pukul 08.59.58 WIB dengan kekuatan magnitudo 3,8, berpusat di 81 kilometer timur laut Ruteng pada kedalaman 4 kilometer. Selang tidak sampai satu menit kemudian, gempa kesepuluh terjadi pada pukul 09.00.25 WIB dengan kekuatan magnitudo 3,8. Gempa penutup ini berpusat di 82 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai, pada kedalaman 18 kilometer.






