Indonesia tercatat dilanda tiga gempa bumi dalam satu hari pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Peristiwa bencana alam ini terjadi di tiga wilayah yang berbeda, membentang dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatra Utara (Sumut), hingga Sulawesi Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa rentetan gempa bumi ini terjadi berturut-turut sejak Sabtu pagi, kemudian berlanjut pada Sabtu sore, hingga ditutup dengan gempa ketiga pada Sabtu malam.
Gempa pertama yang mengguncang wilayah Indonesia pada hari tersebut terjadi pada Sabtu pagi hari, tepatnya pada pukul 04.58 WIB. Pusat dari gempa pertama ini berlokasi di sekitar 30 kilometer arah timur laut dari Mbay, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa bumi ini tercatat memiliki kekuatan yang cukup besar dengan magnitudo mencapai 7,7. Akibat kekuatan gempa tersebut, BMKG sempat merilis peringatan dini tsunami untuk beberapa wilayah, terutama NTT dan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Meskipun peringatan dini tsunami tersebut akhirnya dinyatakan telah berakhir, pihak BMKG melaporkan bahwa sempat terjadi adanya kenaikan ombak yang menerpa di beberapa wilayah pesisir.
Transjakarta Modifikasi Sejumlah Rute Saat HUT ke-81 RI, Ini Daftarnya

Setelah gempa pertama di NTT, gempa kedua kembali mengguncang wilayah Indonesia pada Sabtu sore. Gempa kedua ini terjadi pada pukul 17.54 WIB dan melanda wilayah Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatra Utara (Sumut). Gempa bumi yang mengguncang Sumatra Utara ini tercatat memiliki kekuatan dengan magnitudo sebesar 6,4. Berdasarkan data dari BMKG, episentrum gempa bumi kedua ini terletak pada Lintang 2.97 LU dan Bujur 98.95 BT dengan kedalaman pusat gempa sedalam 163 kilometer. Pihak BMKG memastikan bahwa pusat dari gempa bumi kedua ini berada di darat dan dinyatakan tidak memiliki potensi tsunami.
Rangkaian gempa bumi pada hari itu kemudian ditutup oleh gempa ketiga yang mengguncang wilayah Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. Gempa ketiga ini terjadi pada Sabtu malam hari, tepatnya pada pukul 23.25 WIB. BMKG mencatat kekuatan gempa ketiga ini berada pada magnitudo lebih dari 6,2. Secara astronomis, koordinat gempa ketiga ini berada di 0,25 Lintang Utara dan 120,22 Bujur Timur, tepatnya berlokasi 82 kilometer barat daya dari Parigi Moutong. Gempa bumi ketiga ini dilaporkan terjadi pada kedalaman 44 kilometer dan dinyatakan tidak memiliki potensi tsunami.
Studi Terbaru, Lubang Hitam Supermasif Lepaskan Energi Setara Miliaran Supernova

Secara keseluruhan, peristiwa tiga gempa bumi yang melanda Indonesia dalam kurun waktu satu hari penuh pada Sabtu, 15 Agustus 2026 ini menunjukkan aktivitas seismik di beberapa titik pulau. Mulai dari gempa pertama bermagnitudo 7,7 di timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT pada Sabtu pagi pukul 04.58 WIB yang sempat memicu peringatan tsunami. Kemudian disusul oleh gempa kedua bermagnitudo 6,4 di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara pada Sabtu sore pukul 17.54 WIB yang berpusat di darat. Rangkaian ini akhirnya ditutup oleh gempa bumi ketiga bermagnitudo lebih dari 6,2 di barat daya Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada Sabtu malam pukul 23.25 WIB. Melalui pemantauan dari BMKG, seluruh data koordinat, kedalaman, kekuatan magnitudo, hingga potensi tsunami dari masing-masing gempa tersebut berhasil diinformasikan kepada publik.






