apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Energi

Saka Energi Indonesia Bersiap Garap Cadangan Migas Baru di Blok Pekawai Kalimantan Timur

Domu TobingDiterbitkan 1 Agu 2026 - 13.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Saka Energi Indonesia Bersiap Garap Cadangan Migas Baru di Blok Pekawai Kalimantan Timur
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Upaya penemuan cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru di Indonesia terus dipercepat guna mendukung ketahanan energi nasional. PT Saka Energi Indonesia (SAKA), yang merupakan bagian dari PGN selaku Subholding Gas Pertamina, kini tengah bersiap untuk melakukan langkah eksplorasi lanjutan di Wilayah Kerja (WK) Pekawai yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur. Proyek ini diharapkan dapat segera berjalan dengan dimulainya persiapan pengeboran sumur appraisal dalam waktu dekat.

WK Pekawai sendiri merupakan blok eksplorasi yang dikelola oleh SAKA melalui anak usahanya, PT Saka Energi Sepinggan. Wilayah kerja ini memiliki area eksplorasi yang cukup luas, yakni mencapai 1.555 kilometer persegi. Area tersebut mencakup wilayah darat (onshore) maupun wilayah lepas pantai (offshore). SAKA telah dipercaya oleh pemerintah melalui SKK Migas untuk mengelola blok ini sejak 16 Mei 2018 dengan menggunakan skema kontrak bagi hasil gross split.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Dalam perjalanannya mengelola WK Pekawai, SAKA telah berhasil mengidentifikasi dua prospek migas utama di area lepas pantai, yaitu Prospek Saka Manpatu (SM)-1 dan Prospek Hanna. Untuk memaksimalkan potensi kedua prospek tersebut, SAKA telah bersinergi dengan kontraktor kontrak kerja sama lain, yaitu Pertamina Hulu Mahakam (PHM), sejak tahun 2022. Kolaborasi ini bertujuan untuk mematangkan data teknis dan potensi cadangan yang ada di struktur tersebut sebelum dilakukan tindakan pengeboran lebih lanjut.

Baca Juga

Mengapa Pertamina dan Pemprov Jabar Mengolah Sampah Menjadi Energi Bersih?

Mengapa Pertamina dan Pemprov Jabar Mengolah Sampah Menjadi Energi Bersih?

Langkah eksplorasi ini semakin diperkuat pada tahun 2024 setelah SAKA mendapatkan persetujuan Perpanjangan Jangka Waktu Eksplorasi (PJWE) dari pemerintah. Persetujuan perpanjangan ini memberikan kepastian hukum bagi SAKA untuk melanjutkan kegiatan eksplorasi di WK Pekawai hingga tanggal 15 Mei 2028. Kepastian ini kemudian ditindaklanjuti dengan pengajuan rencana kerja yang lebih konkret untuk beberapa tahun ke depan.

Memasuki awal tahun 2026, SAKA memperoleh persetujuan penting dari PGN untuk melaksanakan pengeboran sumur appraisal SM-1. Berdasarkan rencana kerja yang telah disusun, SAKA menargetkan pengeboran satu sumur eksplorasi tersebut dapat terlaksana pada kuartal ketiga tahun 2026. Sumur appraisal SM-1 ini dirancang untuk dibor hingga mencapai target kedalaman sekitar 12.000 kaki guna membuktikan keberadaan cadangan migas di struktur tersebut.

Baca Juga

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru Senilai Rp 21,6 Triliun

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru Senilai Rp 21,6 Triliun

Di samping fokus pada kegiatan lepas pantai, SAKA di bawah kepemimpinan Direktur Eksplorasi dan Pengembangan SAKA, Fuji Koesumadewi, juga tetap aktif melakukan kegiatan eksplorasi di daratan. Saat ini, perusahaan sedang melaksanakan survei geologi dan geokimia di area darat yang merupakan bagian dari kegiatan geologi dan geofisika (G&G). Kegiatan survei lapangan ini ditargetkan dapat rampung seluruhnya pada tahun 2026.

Secara geologis, potensi WK Pekawai tergolong sangat menjanjikan karena letaknya yang strategis di antara lapangan-lapangan migas yang sudah terbukti produktif. Blok ini berada di antara Lapangan Manpatu, E. Mandu, dan Jempang Metulang. Berdasarkan evaluasi teknis, diketahui bahwa sekitar 10 persen hingga 24 persen dari struktur Lapangan Manpatu masuk ke dalam wilayah kerja WK Pekawai. Keberadaan struktur yang saling terhubung dengan lapangan produktif ini diharapkan dapat meningkatkan peluang kesuksesan penemuan cadangan migas baru di wilayah Kalimantan Timur.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

eksplorasi migasPertaminaKalimantan TimurSaka Energi IndonesiaWK PekawaiPGN

Berita Terbaru Lainnya

Mengapa Korea Utara Memperingatkan Bentrokan Militer di Semenanjung Korea Tinggal Menunggu Waktu?Aliran Senjata Gelap Ukraina, Bagaimana Cosa Nostra Mendapatkan Alutsista PerangJalur Pelayaran Global Terancam, Selat Hormuz Menyusut, Terusan Panama Jadi Titik Panas BaruMengapa Pertamina dan Pemprov Jabar Mengolah Sampah Menjadi Energi Bersih?Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru Senilai Rp 21,6 TriliunDanantara Ungkap Alasan Laporan Keuangan Perdana Belum TerbitBULOG Edukasi Mutu Beras, Kualitas Ditentukan Standar Pemerintah, Bukan Sekadar Warna PutihPSAK 117 Berlaku, Premi Bukan Lagi Patokan Kinerja Perusahaan Asuransi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap