apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Business

Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Pegawai DJP Terlibat Bakal Dipecat

Togar PanjaitanDiterbitkan 29 Agu 2026 - 08.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Pegawai DJP Terlibat Bakal Dipecat
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi daftar 40 perusahaan baja yang terindikasi tidak memenuhi kewajiban perpajakan mereka. Kebocoran pajak dari puluhan perusahaan tersebut diperkirakan sangat besar, dengan taksiran kerugian negara mencapai Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun.

Purbaya menjelaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap puluhan perusahaan tersebut masih berjalan sangat awal. Dari daftar yang ada, baru sebagian kecil yang telah ditindaklanjuti secara mendalam.

"Saya punya list 40. Baru diperiksa satu yang lain belum dikejar. Itu aja, kira-kira mungkin bocor Rp 4 triliun hingga 5 triliun," ujar Purbaya saat memberikan keterangan di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).

Modus operandi yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan baja nakal ini cukup beragam untuk mengelabui petugas pajak. Menurut Purbaya, mereka melakukan manipulasi bahan bangunan, manipulasi operasional, hingga terlibat dalam peredaran barang impor bodong yang beredar bebas di pasaran umum. Oleh karena itu, langkah penertiban yang dilakukan pemerintah tidak hanya menyasar Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), melainkan juga pelanggaran pada jalur impor.

Baca Juga

BPS Perbarui Data Tukang Becak di Kulon Progo yang Sempat Masuk Desil 9

BPS Perbarui Data Tukang Becak di Kulon Progo yang Sempat Masuk Desil 9

Keterlibatan Oknum Internal DJP

Penyelidikan mendalam mengungkap fakta bahwa beberapa perusahaan baja tersebut telah beroperasi hingga puluhan tahun namun selalu berhasil lolos dari radar pemeriksaan pajak. Hal ini diduga kuat terjadi berkat bantuan dari pihak dalam. Purbaya mengonfirmasi adanya dugaan keterlibatan oknum pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang bekerja sama untuk memuluskan aksi penggelapan pajak tersebut.

Kementerian Keuangan tidak tinggal diam terhadap temuan ini. Purbaya menegaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi dan mengantongi nama-nama pegawai internal DJP yang berkolaborasi dengan para pengusaha nakal. Sanksi tegas pun telah disiapkan untuk membersihkan internal kementerian. Purbaya memastikan bahwa sanksi terberat berupa pemecatan bagi pegawai DJP yang terlibat akan segera dieksekusi dalam waktu dekat.

Hambatan Penagihan dan Potensi Kerugian

Hingga saat ini, baru satu perusahaan baja terduga pengemplang pajak yang telah selesai diperiksa. Dari hasil inspeksi langsung di lapangan, potensi kerugian negara yang ditimbulkan oleh satu perusahaan itu saja ternyata sangat besar, yakni bisa mencapai Rp 1 triliun per tahun.

Baca Juga

Pemprov DKI Jakarta Berencana Hidupkan Kembali Proyek ITF Sunter Senilai Rp 5,3 Triliun

Pemprov DKI Jakarta Berencana Hidupkan Kembali Proyek ITF Sunter Senilai Rp 5,3 Triliun

Pemerintah kini sedang berupaya menarik kembali hak negara. Nilai utang pajak dari perusahaan-perusahaan yang bermasalah tersebut sudah selesai dihitung dan saat ini sedang dalam tahap penagihan. Kendati demikian, Purbaya mengakui adanya hambatan dalam proses penagihan akibat lambatnya kinerja dari petugas pajak di lapangan.

"Sudah dihitung utang pajaknya berapa. Lagi nagih-nagihin. Kendalanya ya di pajak masih lambat aja," pungkas mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tersebut.

Sumber: Detik

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Purbaya Yudhi SadewaKementerian KeuanganDirektorat Jenderal Pajak

Berita Terbaru Lainnya

BPS Perbarui Data Tukang Becak di Kulon Progo yang Sempat Masuk Desil 9Pemprov DKI Jakarta Berencana Hidupkan Kembali Proyek ITF Sunter Senilai Rp 5,3 TriliunTrump Setop Kucuran Dana Keamanan untuk Pasukan Sekutu di IrakOJK Usulkan Batas Kepemilikan Asing di Industri Asuransi Naik Jadi 99 PersenOJK Targetkan Porsi Penyaluran Pinjaman Daring ke Sektor Produktif Naik Jadi 70 PersenMisbakhun Ungkap Pemerintah Benahi Parameter Desil agar Bansos Tepat SasaranBPS Jamin Kerahasiaan Data Sensus Ekonomi 2026, Imbau Masyarakat Tidak KhawatirBisnis Non-Batu Bara Sumbang 66,5 Persen Pendapatan TBS pada Semester I 2026

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap