apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

BPS Perbarui Data Tukang Becak di Kulon Progo yang Sempat Masuk Desil 9

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 29 Agu 2026 - 08.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BPS Perbarui Data Tukang Becak di Kulon Progo yang Sempat Masuk Desil 9
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Badan Pusat Statistik (BPS) telah memutakhirkan data ekonomi milik Timbul, seorang pria berusia 49 tahun yang bekerja sebagai pengemudi becak motor di Lendah, Kulon Progo. Sebelumnya, Timbul sempat tercatat masuk ke dalam kategori desil 9, kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan yang relatif tinggi. Namun, setelah dilakukan pemutakhiran data oleh BPS, status ekonomi Timbul kini telah disesuaikan dan secara resmi diposisikan ke dalam kategori desil 3, yang mencerminkan kondisi kesejahteraan keluarganya yang sebenarnya.

Timbul baru mengetahui bahwa dirinya masuk ke dalam kategori desil 9 ketika mendatangi Kantor Kalurahan Lendah untuk mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Surat keterangan tersebut sangat ia butuhkan untuk mengajukan keringanan biaya kuliah bagi anak sulungnya yang bernama Lucky. Lucky telah berhasil diterima untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui jalur seleksi mandiri.

Baca Juga

Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Pegawai DJP Terlibat Bakal Dipecat

Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Pegawai DJP Terlibat Bakal Dipecat

Untuk dapat kuliah di UNY melalui jalur mandiri tersebut, biaya masuk yang harus dibayarkan oleh keluarga Timbul adalah sebesar Rp 15 juta. Karena nominal tersebut sangat besar bagi seorang pengemudi becak motor, Timbul berniat untuk mencari bantuan keuangan. Ia berencana mengajukan bantuan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) serta mencari beasiswa lain yang tersedia. Oleh karena itu, ia mendatangi balai desa untuk mencari SKTM, hingga akhirnya mendapati data ekonominya berada di desil 9 yang sempat membuatnya kebingungan.

Penjelasan BPS Terkait Pemutakhiran Data

Mengenai adanya perbedaan data tersebut, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memberikan klarifikasi. Amalia menjelaskan bahwa ketidaksesuaian data ekonomi Timbul terjadi karena data yang dihimpun sebelumnya belum dimutakhirkan. Hal tersebut disebabkan karena Timbul belum memasukkan data terbarunya ke dalam kanal pemutakhiran data yang telah disediakan oleh pihak berwenang. Setelah data tersebut akhirnya diperbarui, status ekonomi Timbul kini sudah disesuaikan ke desil 3.

Baca Juga

Pemprov DKI Jakarta Berencana Hidupkan Kembali Proyek ITF Sunter Senilai Rp 5,3 Triliun

Pemprov DKI Jakarta Berencana Hidupkan Kembali Proyek ITF Sunter Senilai Rp 5,3 Triliun

Lebih lanjut, Amalia mengimbau sekaligus menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam melakukan pemutakhiran data. Menurutnya, peran serta masyarakat sangat penting agar proses pemutakhiran data dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan catatan yang sesuai dengan tingkat kesejahteraan keluarga yang sebenarnya di lapangan. Dengan data yang akurat dan terus diperbarui, pemerintah dapat meminimalkan kesalahan pencatatan status ekonomi warga.

Sumber: Detik

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPS

Berita Terbaru Lainnya

Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Pegawai DJP Terlibat Bakal DipecatPemprov DKI Jakarta Berencana Hidupkan Kembali Proyek ITF Sunter Senilai Rp 5,3 TriliunTrump Setop Kucuran Dana Keamanan untuk Pasukan Sekutu di IrakOJK Usulkan Batas Kepemilikan Asing di Industri Asuransi Naik Jadi 99 PersenOJK Targetkan Porsi Penyaluran Pinjaman Daring ke Sektor Produktif Naik Jadi 70 PersenMisbakhun Ungkap Pemerintah Benahi Parameter Desil agar Bansos Tepat SasaranBPS Jamin Kerahasiaan Data Sensus Ekonomi 2026, Imbau Masyarakat Tidak KhawatirBisnis Non-Batu Bara Sumbang 66,5 Persen Pendapatan TBS pada Semester I 2026

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap