apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

PT Freeport Indonesia Setor Rp75 Triliun ke Negara pada 2025, Ini Rincian dan Proyeksinya

Agus CahyonoDiterbitkan 19 Agu 2026 - 02.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
PT Freeport Indonesia Setor Rp75 Triliun ke Negara pada 2025, Ini Rincian dan Proyeksinya
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Realisasi kontribusi dari sektor pertambangan terhadap penerimaan negara selalu menjadi perhatian penting dalam pembangunan ekonomi nasional. PT Freeport Indonesia (PTFI) sebagai salah satu perusahaan tambang terkemuka di tanah air menunjukkan komitmennya melalui setoran yang signifikan kepada negara. Sepanjang tahun 2025, PT Freeport Indonesia berhasil mencatatkan kontribusi yang luar biasa dengan nilai mencapai Rp75 triliun untuk masuk ke kas negara. Kontribusi ini mencakup berbagai komponen penerimaan negara, baik untuk pemerintah pusat maupun alokasi bagi pemerintah di tingkat daerah.

Secara lebih rinci, kontribusi sebesar Rp75 triliun pada tahun 2025 tersebut tidak hanya dinikmati oleh pemerintah pusat. Sebagian dari dana tersebut, yakni sebesar Rp13 triliun, dialokasikan secara khusus untuk pemerintah daerah di wilayah Papua. Penerima alokasi ini meliputi Pemerintah Kabupaten Mimika, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, serta pemerintah kabupaten lainnya yang berada di wilayah Provinsi Papua Tengah. Informasi mengenai rincian kontribusi ini disampaikan secara langsung oleh Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas. Beliau menyampaikannya dalam pidato sambutan pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan di Tembagapura, Papua Tengah.

Baca Juga

PT Freeport Indonesia Kembangkan Blok Tambang Kucing Liar Senilai Rp 72 Triliun di Papua Tengah

PT Freeport Indonesia Kembangkan Blok Tambang Kucing Liar Senilai Rp 72 Triliun di Papua Tengah

Memasuki tahun 2026, PT Freeport Indonesia menetapkan target kontribusi kepada negara yang disesuaikan dengan kondisi operasional saat ini. Untuk tahun 2026, perusahaan menargetkan kontribusi terhadap penerimaan negara sebesar Rp47 triliun. Target yang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya ini disebabkan oleh adanya pembatasan pada kegiatan produksi perusahaan yang baru bisa mencapai 65 persen. Keterbatasan kapasitas produksi ini merupakan dampak langsung dari insiden longsoran yang terjadi di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC). Kendati demikian, untuk mengejar target kontribusi Rp47 triliun tersebut, PTFI mengandalkan rencana kerja produksi yang mencakup target 800 juta pound tembaga serta 700.000 ounces emas sepanjang tahun 2026.

Manajemen PT Freeport Indonesia juga telah menyusun proyeksi pemulihan operasional pasca-insiden di tambang bawah tanah tersebut. Perusahaan memproyeksikan bahwa tingkat produksi akan mulai merangkak naik dan ditargetkan mencapai 75 persen pada semester pertama tahun berikutnya (2027). Selanjutnya, kapasitas produksi diharapkan terus meningkat dan mendekati angka 100 persen pada akhir tahun tersebut. Secara keseluruhan, PTFI menargetkan pemulihan produksi hingga 100 persen secara penuh akan tercapai pada akhir tahun 2027 mendatang. Apabila kapasitas produksi telah kembali normal sepenuhnya ke tingkat 100 persen, kontribusi tahunan PTFI kepada negara diproyeksikan akan meningkat sangat signifikan, yakni melebihi Rp100 triliun dan bahkan berpotensi menyentuh angka Rp120 triliun per tahun.

Baca Juga

Masyarakat Himpun Donasi Rp2,16 Miliar untuk Korban Bencana di NTT

Masyarakat Himpun Donasi Rp2,16 Miliar untuk Korban Bencana di NTT

Selain fokus pada pemulihan kapasitas produksi di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, PT Freeport Indonesia juga terus mendorong proyek pengembangan masa depan untuk menjamin keberlanjutan operasionalnya. Salah satu langkah strategis yang sedang berjalan adalah pengembangan proyek tambang bawah tanah Kucing Liar. Proyek tambang bawah tanah Kucing Liar ini membutuhkan investasi yang sangat besar, dengan total nilai investasi mencapai Rp72 triliun. Sepanjang masa operasionalnya nanti, proyek tambang Kucing Liar ini diproyeksikan mampu menghasilkan komoditas tambang dalam jumlah yang sangat besar, yaitu lebih dari 7 miliar pound tembaga serta 6 juta ounces emas. Melalui investasi jangka panjang ini, PTFI diharapkan dapat terus memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi negara dan daerah sekitar.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

penerimaan negaraPT Freeport Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Gunung Anak Krakatau Erupsi 19 Kali pada 17 Agustus 2026Penanganan Darurat Gempa NTT, Kemensos Salurkan Bantuan Rp 14,65 MiliarMenteri Luar Negeri China Wang Yi Kunjungi Jakarta pada 20-22 Agustus 2026PT Freeport Indonesia Kembangkan Blok Tambang Kucing Liar Senilai Rp 72 Triliun di Papua TengahMasyarakat Himpun Donasi Rp2,16 Miliar untuk Korban Bencana di NTTAnak 5 Tahun Korban Gempa NTT Dievakuasi Lewat UdaraPemerintah Hapus Kelas Perawatan, Ini Dampak Aturan Baru BPJS Kesehatan Sistem KRIS 2025BMKG Prediksi Musim Kemarau di Kalimantan Utara Berlangsung hingga Oktober 2026

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap