Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam merilis laporan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Batam, Kepulauan Riau. Berdasarkan data prakiraan cuaca untuk tanggal 19 Agustus, kondisi cuaca di kawasan tersebut diperkirakan akan didominasi oleh langit berawan. Di sisi lain, warga juga diimbau untuk mengantisipasi hawa panas karena suhu udara berpotensi melonjak cukup tinggi.
Sesuai dengan data BMKG, prakiraan cuaca Batam hari ini berawan dengan suhu yang berpotensi menembus 33 derajat Celsius menjadi parameter utama yang perlu diperhatikan. Meskipun kondisi berawan mendominasi sepanjang hari, potensi hujan ringan masih terdeteksi pada pagi hari, terutama sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah melewati waktu tersebut, cuaca diproyeksikan mulai berangsur berawan mulai pukul 10.00 WIB dan diperkirakan bertahan hingga siang hari sekitar pukul 13.00 WIB hingga sore.
Memasuki malam hari, langit di Batam diperkirakan tetap tertutup awan. Kondisi berawan ini berpotensi terus berlangsung dari pukul 22.00 WIB hingga dini hari. Secara regional, cuaca di wilayah Kepulauan Riau secara umum diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa hujan lokal masih mungkin terjadi di beberapa titik akibat adanya aktivitas konvektif di sejumlah wilayah.
Polda Metro Jaya Pulangkan 21 Orang Terjaring saat Unjuk Rasa Jakarta

Terkait suhu udara, BMKG memprakirakan rentang suhu di Batam berada di angka 25 hingga 33 derajat Celsius. Suhu tertinggi ini berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari, yakni ketika intensitas radiasi matahari mengalami peningkatan. Kondisi suhu yang cukup tinggi ini melengkapi fluktuasi cuaca harian yang terjadi di kota tersebut.
Jika melihat catatan cuaca sebelumnya, BMKG Hang Nadim Batam juga sempat mengeluarkan beberapa imbauan cuaca ekstrem. Sebagai contoh, pada prakiraan cuaca tanggal 21 Juli, BMKG sempat memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di Batam. Pada tanggal tersebut, cuaca diprakirakan berawan pada malam hari dengan peluang hujan ringan kembali turun pada dini hari. Sementara pada 13 Juli 2026, cuaca Batam juga didominasi oleh awan. Jauh sebelum itu, pada 2 Juli 2026, BMKG mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi hujan disertai petir dan angin kencang. BMKG Hang Nadim Batam bahkan sempat merilis peringatan dini hujan petir akibat fenomena shearline, yang meminta warga waspada khususnya pada dini hari pukul 01.00 WIB.
Belajar dari Gempa NTT, Mengenal Sesar Flores dan Mitigasinya

Selain wilayah Kepulauan Riau, BMKG juga merilis sejumlah peringatan untuk wilayah lain di Indonesia. Di Sumatera Utara, warga diimbau waspada terhadap potensi hujan sedang disertai angin kencang pada Kamis (20/8), terutama di wilayah pantai timur dan pegunungan. Sementara di Banjarbaru, BMKG memperingatkan kualitas udara yang mencapai level berbahaya dengan PM2.5 sebesar 389,4 碌g/m鲁, sehingga masyarakat diminta menggunakan masker N95. Di Kalimantan Selatan, BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 2,5 meter di empat perairan setempat, meminta nelayan dan operator kapal untuk waspada. Di sisi lain, terkait kondisi iklim secara nasional, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jakarta belum bisa dilakukan karena ketiadaan awan konvektif akibat fenomena El Nino 2026.






