apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Prabowo Terima Laporan Program B50 dan Minta Perampingan Anak-Cucu BUMN

Usat NgajiDiterbitkan 10 Agu 2026 - 01.53 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Prabowo Terima Laporan Program B50 dan Minta Perampingan Anak-Cucu BUMN
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Bagaimana kelanjutan program mandatori bahan bakar nabati B50 dan apa langkah konkret pemerintah selanjutnya untuk mengefisiensikan kinerja perusahaan pelat merah? Pertanyaan ini terjawab melalui pertemuan penting yang berlangsung di Hambalang, Jawa Barat. Presiden Prabowo Subianto menerima laporan langsung mengenai perkembangan program Biodiesel 50 persen (B50) sekaligus memberikan instruksi tegas untuk memangkas struktur anak dan cucu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk di tubuh PT Pertamina (Persero) dan PLN

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
.

Pertemuan yang membahas kelangsungan program mandatori presiden tersebut diselenggarakan pada Minggu (9/8) sore di kediaman Presiden Prabowo di Hambalang, Jawa Barat. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon A. Mantiri hadir secara langsung untuk memberikan laporan berkala kepada kepala negara. Diskusi mengenai arah kebijakan energi dan tata kelola BUMN ini juga disaksikan oleh beberapa menteri dan pejabat kabinet yang turut hadir, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dalam pertemuan tersebut, Simon A. Mantiri memaparkan laporan mengenai kemajuan dari Program Mandatori B50 yang telah resmi diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada bulan Juli lalu. Tidak hanya berfokus pada biodiesel, Dirut Pertamina juga menyampaikan laporan mengenai kesiapan infrastruktur yang saat ini sedang disiapkan untuk mendukung tahapan persiapan mandatori Bioetanol oleh pemerintah. Melalui program-program ini, Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmennya bahwa seluruh kekayaan alam yang dimiliki Indonesia harus dikelola secara mandiri di dalam negeri agar dapat memberikan nilai tambah yang maksimal bagi kemakmuran bangsa.

Baca Juga

Sinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026

Sinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026

Jika dirunut ke belakang, program biodiesel nasional ini sebenarnya merupakan hasil dari proses panjang yang telah dikembangkan secara bertahap selama hampir dua dekade. Langkah awal implementasinya dimulai dengan program B2,5 pada tahun 2008 yang lalu. Secara konsisten, persentasenya terus ditingkatkan menjadi B10 pada tahun 2013, berlanjut ke B15 pada tahun 2015, dan mencapai B20 pada tahun 2018. Perkembangan ini terus berjalan dengan diterapkannya B30 pada tahun 2020, B35 pada tahun 2023, dan B40 pada tahun 2025, hingga kini bersiap menuju implementasi penuh B50. Pemerintah menilai bahwa pelaksanaan mandatori B50 merupakan langkah yang sangat strategis untuk memperkuat fondasi ketahanan energi nasional sekaligus memperluas dampak manfaat ekonomi secara lebih merata.

Selain membahas ketahanan energi nasional, efisiensi dalam tubuh perusahaan milik negara juga menjadi agenda penting yang ditekankan oleh Presiden Prabowo. Kepala negara secara langsung memerintahkan dilakukannya pengurangan terhadap layer-layer organisasi serta jumlah anak dan cucu perusahaan di tubuh Pertamina, PLN, serta BUMN lainnya. Langkah penertiban struktur ini dipandang perlu agar pengelolaan BUMN tidak terhambat oleh birokrasi yang terlalu panjang.

Baca Juga

Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan Daerah

Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan Daerah

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan pemangkasan anak dan cucu usaha BUMN ini memiliki tujuan yang sangat jelas. Restrukturisasi tersebut ditujukan agar proses pengambilan keputusan di dalam perusahaan dapat berjalan dengan jauh lebih cepat dari sebelumnya. Selain mempercepat birokrasi, penyederhanaan ini juga diharapkan mampu mendongkrak produktivitas kerja serta menjaga tingkat efisiensi di seluruh lingkungan BUMN agar tetap optimal dalam melayani kebutuhan masyarakat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoPertaminaPLN

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026