Kepolisian sektor Conggeang tengah melakukan penyelidikan intensif terkait penemuan jasad bayi laki-laki di Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang. Jasad bayi yang diperkirakan baru berusia satu hingga dua hari tersebut ditemukan di halaman sebuah rumah kosong dalam kondisi yang mengenaskan.
Kronologi Penemuan Jasad Bayi
Peristiwa penemuan jasad bayi ini terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sekitar pukul 19.30 WIB. Jasad bayi tersebut awalnya ditemukan di halaman sebuah rumah kosong yang berada di Dusun Sukaluyu, Desa Ungkal, setelah diseret oleh seekor anjing.
Saksi sekaligus pemilik anjing, Rohimat Nur Fadilah, menjadi orang pertama yang mengetahui keberadaan jasad tersebut. Pada awalnya, Rohimat mengira benda yang dibawa oleh anjing peliharaannya ke halaman rumah kosong itu adalah bangkai anak kambing. Namun, setelah diperiksa lebih dekat, ia terkejut karena benda tersebut ternyata merupakan jasad bayi.
Israel Evakuasi Yair Netanyahu dari AS Terkait Ancaman Pembunuhan dari Iran

Saat ditemukan, kondisi fisik jasad bayi laki-laki tersebut sudah tidak utuh karena tidak memiliki lengan kiri dan kaki kiri. Selain itu, terdapat luka-luka di bagian wajah serta pergelangan kaki kanan yang diduga akibat gigitan anjing.
Penyelidikan Polisi dan Olah TKP
Mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, petugas kepolisian langsung bergerak cepat. Kapolsek Conggeang AKP Suratman mengonfirmasi bahwa personel dari Polsek Conggeang bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Sumedang serta petugas dari Puskesmas Conggeang segera mendatangi lokasi kejadian.
Kronologi Kericuhan di Arena Muktamar ke-35 NU Jombang

Di tempat kejadian perkara, petugas gabungan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari petunjuk. Polisi juga meminta keterangan dan memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi. Selain melakukan olah TKP, petugas menelusuri kawasan di belakang permukiman warga yang merupakan area hutan untuk mencari petunjuk tambahan.
Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami kemungkinan apakah bayi tersebut sengaja dibuang. Setelah proses olah TKP selesai dilakukan, jasad bayi tersebut langsung dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk pemeriksaan lebih lanjut.






