apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/National

Kronologi Kericuhan di Arena Muktamar ke-35 NU Jombang

Parlin SinagaDiterbitkan 31 Agu 2026 - 03.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Kericuhan di Arena Muktamar ke-35 NU Jombang
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Sidang pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, diwarnai ketegangan pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kericuhan sempat pecah di luar arena utama setelah pimpinan sidang bersama peserta menetapkan tata tertib pemilihan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pihak panitia lokal menegaskan bahwa pelaku kericuhan tersebut bukanlah peserta resmi atau mu'tamirin.

Berikut adalah kronologi peristiwa ketegangan yang sempat terjadi di sekitar arena Muktamar NU di Jombang.

Pembahasan dan Penetapan Tata Tertib Pemilihan

Sebelum kericuhan pecah di luar tenda, situasi di dalam arena sidang pleno terfokus pada perumusan aturan pemilihan ketua umum PBNU. Salah satu poin penting yang menjadi pembahasan adalah persyaratan masa iddah bagi calon ketua umum yang berlatar belakang pengurus partai politik atau memegang jabatan tertentu. Ketentuan masa iddah ini akhirnya diputuskan untuk tetap dipertahankan dalam tata tertib muktamar.

Ketua PBNU Bidang Media, IT, dan Advokasi, Mohamad Syafi' Alielha (Savic Ali), menjelaskan bahwa sempat ada aspirasi dari sejumlah pengurus cabang untuk menurunkan masa iddah menjadi enam bulan demi mendukung kandidat tertentu. Namun, usulan pelonggaran masa iddah tersebut tidak disetujui oleh para kiai sepuh.

Baca Juga

Israel Evakuasi Yair Netanyahu dari AS Terkait Ancaman Pembunuhan dari Iran

Israel Evakuasi Yair Netanyahu dari AS Terkait Ancaman Pembunuhan dari Iran

Selain masalah masa iddah, sidang pleno juga menyepakati aturan mengenai rangkap jabatan yang tidak mengalami perubahan. Aspirasi dari sebagian warga Nahdliyin agar Sekretaris Jenderal PBNU tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai menteri tidak diakomodasi. Hasil akhir tata tertib menetapkan posisi Sekjen PBNU masih diperbolehkan merangkap jabatan sebagai menteri.

Upaya Penerobosan Tenda dan Sabotase Kelistrikan

Ketegangan di ruang sidang kemudian memicu reaksi di luar arena. Setelah tata tertib tersebut disahkan, sekelompok orang tidak dikenal mulai berkumpul dan mencoba merangsek masuk ke dalam tenda arena muktamar dari sisi barat.

Panitia Lokal Bidang Media dan Publikasi Muktamar NU, Amik Izzul Islam, menyatakan bahwa upaya penerobosan tersebut berhasil digagalkan oleh tim keamanan yang berjaga di lokasi. Tidak hanya mencoba menerobos masuk, kelompok tersebut juga melakukan tindakan sabotase dengan merusak instalasi kelistrikan di arena muktamar. Aksi pengrusakan kabel dan instalasi ini sempat memicu kebakaran singkat di area tersebut sebelum akhirnya berhasil diatasi.

Dalam identifikasi awal, panitia menemukan bahwa sejumlah oknum pembuat kericuhan mengenakan atribut salah satu bakal calon ketua umum, yaitu Gus Yusuf. Atribut tersebut berupa kaos putih yang sengaja dipakai secara terbalik, namun gambar bakal calon tersebut tetap terlihat.

Baca Juga

Polisi Selidiki Temuan Jasad Bayi Laki-Laki Diduga Digigit Anjing di Sumedang

Polisi Selidiki Temuan Jasad Bayi Laki-Laki Diduga Digigit Anjing di Sumedang

Pembubaran Massa dan Pemindahan ke Jembatan Makam Mbah Hamid

Melihat situasi yang tidak kondusif, petugas keamanan mengambil tindakan tegas dengan mendorong mundur kelompok perusuh dari area barat tenda utama. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jalannya sidang pleno di dalam tenda tidak terganggu lebih jauh.

Setelah dipukul mundur oleh petugas keamanan dari area barat tenda, kelompok tersebut bergeser menjauhi area utama. Mereka kemudian memindahkan titik kumpul ke jembatan makam Kiai Haji Abdul Hamid Hasbullah (Mbah Hamid).

Merespons dinamika yang terjadi, Savic Ali menyatakan harapannya agar mekanisme pemilihan Rais Aam melalui sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dapat berjalan lancar demi menghasilkan pemimpin yang independen. PBNU berharap keputusan yang diambil oleh AHWA didasarkan pada pertimbangan jangka panjang demi kemaslahatan organisasi.

Sumber: Tirto

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Muktamar NUPBNU

Berita Terbaru Lainnya

Kemnaker Dorong Perusahaan Tidak Berhenti pada Sertifikasi K3Kementan Sebut 3.233 Hektare Sawah di Lamongan Berhasil Diselamatkan dari Dampak El Nino |Republika OnlineKementerian UMKM, Legalitas Usaha Jadi Kunci Akses Pembiayaan FormalKemenkeu Ambil Alih Pengelolaan Utang Proyek Whoosh Mulai 15 SeptemberIsrael Evakuasi Yair Netanyahu dari AS Terkait Ancaman Pembunuhan dari IranPolisi Selidiki Temuan Jasad Bayi Laki-Laki Diduga Digigit Anjing di SumedangHasil Race Moto3 Aragon 2026, Maximo Quiles Menang, Veda Ega Pratama Finis Ke-20Polisi Selidiki Kematian Pria Tertimpa Kanopi saat Rombongan Sound Horeg Melintas di Jember

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap