Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menerima hasil kurang memuaskan dalam balapan Moto3 Aragon 2026 yang digelar pada Minggu (30/8/2026) di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol. Memulai balapan dari posisi belakang, pembalap Honda Team Asia tersebut akhirnya finis di peringkat ke-20 dan gagal membawa pulang poin.
Jalannya balapan sepanjang 17 putaran ini menyajikan persaingan sengit sejak awal. David Almansa dari Dynavolt Intact GP yang memulai balapan dari pole position langsung melesat dan mempertahankan posisi terdepan pada lap pertama. Di saat yang sama, Veda Ega Pratama sempat melakukan start yang baik. Memulai dari grid ke-22, Veda langsung merangsek naik ke urutan 14 pada lap pembuka.
Dominasi Maximo Quiles di MotorLand Aragon
Persaingan di barisan depan terus memanas seiring berjalannya putaran. Pada lap ketiga, pembalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, mulai menunjukkan tajinya dengan menembus posisi tiga besar.
Polisi Selidiki Temuan Jasad Bayi Laki-Laki Diduga Digigit Anjing di Sumedang

Pertarungan perebutan podium utama mencapai puncaknya pada lap ke-11. Maximo Quiles dari Aspar Team berhasil melakukan manuver untuk merebut posisi terdepan dari David Almansa. Quiles kemudian mampu mempertahankan keunggulannya hingga bendera finis dikibarkan.
David Almansa akhirnya harus puas finis di podium kedua, sementara Marco Morelli yang juga membela Aspar Team melengkapi podium ketiga.
Polisi Selidiki Kematian Pria Tertimpa Kanopi saat Rombongan Sound Horeg Melintas di Jember

Dampak Terhadap Klasemen Sementara Moto3 2026
Hasil minor di Aragon ini memberikan dampak bagi posisi Veda Ega Pratama di tabel klasemen. Karena gagal finis di zona poin, perolehan angka Veda tertahan di angka 97 poin. Akibatnya, posisinya di klasemen sementara Moto3 2026 harus turun ke peringkat ketujuh.
Sementara itu, kemenangan manis di Spanyol ini membuat posisi Maximo Quiles semakin kokoh di puncak klasemen. Pembalap Aspar Team tersebut kini mengoleksi total 256 poin untuk memperkuat posisinya di puncak klasemen.






