Pasca-gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa pelayanan energi di daerah tersebut tetap berjalan dengan baik. Langkah ini diambil untuk menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam situasi darurat. Keberadaan energi yang stabil menjadi kunci penting untuk mendukung kelancaran berbagai kendaraan penanganan bencana serta membantu kelancaran proses distribusi bantuan kepada para korban yang terdampak.
Di tengah situasi pasca-gempa yang penuh tantangan, para operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Awak Mobil Tangki (AMT) tetap menunjukkan dedikasi tinggi dengan terus menjalankan tugas mereka demi memastikan ketersediaan BBM. Salah satu contohnya adalah Fergilus Edy, yang bekerja sebagai operator di SPBU 54.865.01 Mena Ruteng. Gempa bumi tersebut dilaporkan terjadi pada sekitar pukul 06.00 WITA. Meskipun demikian, Fergilus Edy sudah tiba di tempat kerjanya sekitar pukul 07.00 WITA untuk segera membuka SPBU dan melayani kebutuhan masyarakat. Demi mendukung pemulihan, SPBU tempat Fergilus bertugas memberikan prioritas pelayanan bagi kendaraan darurat seperti ambulans, kendaraan penanggulangan bencana, serta kendaraan yang mengangkut pasokan sembako menuju desa-desa.
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

Tantangan berat dalam menjaga pasokan energi juga dihadapi oleh para Awak Mobil Tangki yang bertugas mendistribusikan BBM. Salah satunya adalah Hendrikus Nuba, seorang Awak Mobil Tangki yang turut berperan penting dalam mengamankan pasokan BBM menuju wilayah Manggarai. Sebagai warga Reo, Hendrikus harus menjalankan tugasnya di tengah kekhawatiran karena keluarganya saat ini masih berada di lokasi pengungsian akibat gempa susulan yang masih terus terjadi. Selain beban psikologis tersebut, perjalanan distribusi BBM yang dilakukan Hendrikus juga menghadapi rintangan fisik di lapangan. Jalur transportasi yang dilewati sempat terhambat oleh bencana tanah longsor serta jatuhnya bebatuan di kawasan Cibal setelah gempa bumi terjadi.
Bank Mandiri Dinobatkan sebagai Penerima Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka

Untuk mengatasi kendala distribusi dan memastikan kebutuhan energi di wilayah terdampak tetap terpenuhi, Pertamina Patra Niaga mengambil langkah cepat dengan mengerahkan bantuan armada mobil tangki dari Integrated Terminal Bima. Upaya keras dan dedikasi para petugas di lapangan ini mendapatkan apresiasi mendalam dari pihak manajemen perusahaan. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh operator SPBU, Awak Mobil Tangki, serta para Perwira yang tetap berkomitmen hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah kondisi yang serba sulit ini.






