apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Pasca Penemuan 996 Senjata, Sekolah Diminta Segera Disterilisasi

Agus CahyonoDiterbitkan 10 Agu 2026 - 08.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pasca Penemuan 996 Senjata, Sekolah Diminta Segera Disterilisasi
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Penemuan sebanyak 996 senjata di lingkungan sekolah Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP) telah memicu kekhawatiran mendalam terkait keamanan di area institusi pendidikan tersebut. Ratusan senjata tersebut ditemukan di dalam ruangan milik mantan ketua yayasan. Menanggapi situasi ini, pihak kuasa hukum Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP), Hermawanto, secara tegas meminta agar dilakukan sterilisasi total di seluruh area sekolah guna memastikan tidak ada ancaman bahaya yang tersisa bagi lingkungan pendidikan tersebut.

Demi menjaga kelancaran proses sterilisasi tanpa mengganggu hak belajar para siswa, Hermawanto mengusulkan agar tindakan sterilisasi tersebut dilaksanakan secara menyeluruh ketika sekolah sedang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Usulan dan permintaan sterilisasi ini telah disampaikan langsung oleh Hermawanto saat berkomunikasi dengan pihak penyidik di Polres Metro Jakarta Selatan pada hari Minggu, 9 Agustus 2026. Komunikasi tersebut dilakukan agar pihak kepolisian dapat segera bertindak cepat untuk mengamankan dan mensterilkan seluruh area sekolah dari potensi bahaya.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Selain berkoordinasi erat dengan aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan, pihak sekolah juga mengambil langkah administratif lainnya demi menjamin keselamatan dan kepastian hukum. Pihak sekolah diketahui telah mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen). Pengiriman surat ini ditujukan untuk meminta perlindungan hukum bagi pihak sekolah sehubungan dengan kasus penemuan ratusan pucuk senjata di lingkungan yayasan tersebut. Langkah ini diambil agar seluruh proses pendidikan dan aktivitas yayasan tetap dapat berjalan di bawah perlindungan hukum yang jelas dari kementerian terkait.

Baca Juga

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap total 996 senjata yang ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan tersebut, diketahui bahwa hanya ada satu pucuk yang merupakan senjata api asli. Senjata api yang ditemukan tersebut berjenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA. Setelah ditelusuri lebih lanjut, senjata api tersebut terdaftar secara resmi atas nama DS. Namun, pemilik yang terdaftar atas nama DS tersebut diketahui telah meninggal dunia pada tahun 2020 yang lalu.

Sementara itu, sisa dari senjata-senjata tersebut, yakni sebanyak 995 pucuk, dipastikan merupakan senjata angin. Secara lebih rinci, 995 senjata angin tersebut terdiri atas 4 pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, serta 776 pucuk revolver angin yang juga berkaliber 4,5 milimeter. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga keamanan, seluruh 995 senjata angin yang ditemukan tersebut kini telah diamankan dan disimpan di dalam gudang milik Subdit Wasendak Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya.

Baca Juga

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Dalam proses penyelidikan yang sedang berlangsung, pihak penyidik kepolisian juga berhasil menemukan sebuah dokumen penting terkait kepemilikan senjata-senjata tersebut. Dokumen yang ditemukan adalah dokumen impor dengan nomor resmi SI/5483/XII/2008. Dokumen tersebut berkaitan langsung dengan proses impor softgun atau senapan angin yang ditemukan di lokasi. Sebagai langkah tindak lanjut untuk mendalami asal-usul kepemilikan senjata tersebut, pihak kepolisian berencana untuk segera memanggil mantan pengurus yayasan yang berinisial IW guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaPondok Pinang

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026