Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara meninjau langsung kondisi sekolah dan madrasah yang terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis (27/8). Peninjauan dilakukan kurang dari dua pekan setelah gempa mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8).
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ikhtiar menjadi lokasi pertama yang dikunjungi. Akibat gempa, sebagian bangunan madrasah ini roboh. Menteri Transmigrasi melihat langsung kondisi dinding yang retak serta ruang kelas yang tidak layak lagi untuk kegiatan belajar mengajar. Guna mempercepat rehabilitasi madrasah, Iftitah memberikan bantuan senilai Rp200 juta. Kementerian Transmigrasi juga berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat untuk proses rehabilitasi tersebut.
Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba di Deli Serdang, Enam Orang Ditangkap

Setelah itu, Menteri Transmigrasi mengunjungi SDI Nanga Nae di Manggarai Barat untuk melihat kondisi para siswa pascagempa. Di lokasi tersebut, Iftitah menyerahkan bantuan sepatu bagi para siswa yang sebelumnya bersekolah tanpa alas kaki yang memadai.
Pasar Belik Pemalang Kebakaran, Empat Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi

Bencana gempa bumi pada 15 Agustus 2026 ini berdampak pada sejumlah kawasan transmigrasi, mencakup 13 satuan permukiman di lima kabupaten. Secara keseluruhan, tercatat sekitar 1.043 kepala keluarga terdampak dan 1.536 rumah mengalami kerusakan. Sejak masa tanggap darurat, Kementerian Transmigrasi telah menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak.






