Sebuah fenomena alam yang terjadi di wilayah Nepal-Tibet sempat memicu kekhawatiran karena awalnya dikira sebagai peristiwa gempa bumi. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, getaran dan dampak yang dirasakan tersebut ternyata bersumber dari runtuhnya gletser di kawasan pegunungan tersebut. Peristiwa runtuhnya gletser ini sempat menimbulkan dugaan adanya aktivitas tektonik sebelum akhirnya teridentifikasi secara pasti sebagai keruntuhan es.
Sementara itu, bencana alam lainnya juga melanda wilayah Nepal, tepatnya di Trishuli, Distrik Nuwakot. Kawasan ini diterjang bencana banjir bandang yang menyisakan kerusakan cukup parah. Pascabencana tersebut, kondisi pemukiman warga setempat dilaporkan tertutup oleh material lumpur tebal yang dibawa oleh luapan banjir bandang, mengganggu aktivitas dan merusak tempat tinggal masyarakat di Distrik Nuwakot.
Dampak Banjir Bandang di Trishuli
Kondisi terkini dari pemukiman warga yang tertimbun lumpur tebal pascabencana banjir bandang di Trishuli tersebut didokumentasikan pada Kamis (27/8/2026). Keadaan wilayah pemukiman yang diselimuti oleh sisa-sisa material banjir ini terekam melalui dokumentasi foto yang dikreditkan kepada Stringer/REUTERS. Foto tersebut memperlihatkan tumpukan lumpur yang menutupi area perumahan warga, menunjukkan dampak nyata dari bencana banjir bandang yang melanda wilayah Trishuli, Nepal, pada akhir Agustus 2026 tersebut.






