apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Pensiunan di Yogyakarta Kehilangan Bansos PKH akibat Masuk Kategori Desil 10

Togar PanjaitanDiterbitkan 30 Agu 2026 - 00.17 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pensiunan di Yogyakarta Kehilangan Bansos PKH akibat Masuk Kategori Desil 10
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

YOGYAKARTA — Seorang lansia di Kota Yogyakarta kini harus berjuang tanpa bantuan sosial dari pemerintah setelah namanya masuk dalam kategori administratif kelompok mampu. Kasus pensiunan disabilitas kehilangan bansos PKH karena Desil 10 ini dialami oleh Suwarno (70), warga Jogoyudan, Gowongan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta.

Suwarno merupakan pensiunan pustakawan dari salah satu universitas di Yogyakarta yang telah purnatugas sejak tahun 2015. Selama ini, ia mengandalkan bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) untuk menopang kebutuhan hidupnya. Namun, akses bantuan tersebut kini telah terputus sepenuhnya.

Klasifikasi Desil 10 yang Memutus Bantuan

Kepastian mengenai penghentian bantuan ini diperoleh setelah Suwarno mendatangi kantor Kelurahan setempat untuk menanyakan alasan bantuan PKH miliknya tidak lagi cair. Dari penjelasan pihak kelurahan, ia baru mengetahui bahwa dirinya kini dimasukkan ke dalam kategori Desil 10, kelompok yang didefinisikan memiliki tingkat kesejahteraan tertinggi.

Sebelum status kepesertaannya dicabut, Suwarno menerima bantuan PKH sebesar Rp600.000 yang disalurkan setiap tiga bulan sekali. Kehilangan dana bantuan ini mempersempit ruang gerak keuangannya yang sudah sangat terbatas.

Baca Juga

Cara Cek Desil DTSEN secara Online Lewat Situs Cek Bansos Kemensos

Cara Cek Desil DTSEN secara Online Lewat Situs Cek Bansos Kemensos

Kondisi harian Suwarno menunjukkan perbedaan mencolok dengan status Desil 10. Setiap bulannya, ia hanya menerima uang pensiun sebesar Rp900.000. Untuk bertahan hidup, ia mengandalkan potongan tarif listrik serta hanya membayar biaya abonemen untuk air PDAM.

Hidup Sendiri di Gang Sempit Sungai Code

Suwarno kini tinggal seorang diri di sebuah rumah warisan di kawasan Jogoyudan. Rumah yang terletak di gang sempit dekat Sungai Code tersebut kini ia tempati sebagai generasi ketiga.

Kehidupan pribadinya juga dilalui dalam kesunyian. Istrinya telah meninggal dunia pada tahun 2010, disusul oleh ibunya yang berpulang pada tahun 2019. Sementara itu, kedua anaknya sudah berkeluarga dan tidak lagi tinggal bersamanya.

Baca Juga

Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Berlangsung di 7 Titik hingga 4 September 2026

Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Berlangsung di 7 Titik hingga 4 September 2026

Keterbatasan ekonomi Suwarno juga terlihat dari tidak adanya kendaraan pribadi di rumahnya. Ia bahkan tidak memiliki sepeda motor. Semasa masih aktif bekerja di universitas dahulu, ia selalu mengandalkan bus kampus untuk transportasi pulang dan pergi kerja.

Hingga saat ini, klasifikasi Desil 10 yang disematkan pada dirinya membuat Suwarno terpaksa kehilangan hak atas jaminan sosial PKH yang sebelumnya meringankan beban hidupnya di masa tua.

Sumber: Tirto

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pensiunanYogyakarta

Berita Terbaru Lainnya

Potensi Investasi Industri Olahraga Capai Rp8.000 Triliun, Kemenpora dan BKPM Perkuat SinergiPemerintah Diminta Kaji Ulang Rencana Pembentukan BLU BatubaraTak Ingin Jamur Terbuang, Astuti Rintis Usaha Olahan hingga Pimpin Bank SampahCara Cek Desil DTSEN secara Online Lewat Situs Cek Bansos KemensosPerbaikan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Berlangsung di 7 Titik hingga 4 September 2026OJK Genjot Literasi Keuangan dan Budaya Menabung Anak MudaMenhub Pastikan Tidak Ada Transportasi Umum Rusak Saat Demo 27 AgustusInvestigasi Ungkap Kontrak Rp51 Triliun Inggris Mengalir ke Perusahaan Terkait Permukiman Israel

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi · 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional · 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan · 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum · 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan · 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap