apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Politik

Megawati Resmikan Monumen Kudatuli dan Ingatkan Pentingnya Kesabaran Revolusioner

Usat NgajiPublished 28 Jul 2026 - 08.44 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli dan Ingatkan Pentingnya Kesabaran Revolusioner
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Tiga dekade setelah pertumpahan darah di Jalan Diponegoro, sebuah simbol keteguhan berdiri tegak untuk merekam memori kolektif bangsa. Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di halaman Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, pada Senin, 27 Juli 2026. Dalam momen reflektif tersebut, Presiden Kelima Republik Indonesia ini menggemakan kembali falsafah kuno Satyam Eva Jayate鈥攕ebuah ajaran yang diyakininya bersumber dari Siddhartha Gautama鈥攂ahwa pada akhirnya, kebenaran mutlak akan memenangkan jalannya sendiri. Keyakinan inilah yang menjadi fondasi spiritual bagi partai berlambang banteng moncong putih tersebut dalam mengarungi dinamika politik nasional yang kerap bergejolak.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Peresmian karya seni ini menandai genap 30 tahun tragedi kelam 27 Juli 1996. Peristiwa Kudatuli merupakan salah satu catatan paling berdarah dalam transisi demokrasi Indonesia, ketika dualisme kepemimpinan PDI antara faksi Megawati dan Soerjadi memicu konflik fisik yang diintervensi oleh rezim Orde Baru. Penyerbuan markas partai kala itu menyisakan luka mendalam dengan catatan resmi lima korban jiwa, ratusan luka-luka, dan puluhan orang yang keberadaannya masih menjadi misteri hingga detik ini. Bagi para penyintas dan keluarga korban yang turut hadir, monumen ini bukan sekadar pengingat luka lama, melainkan pengakuan atas pengorbanan mereka.

Also Read

Pemadaman Listrik Sepuluh Jam Memicu Gerakan Melumpuhkan Pemerintah Libya

Pemadaman Listrik Sepuluh Jam Memicu Gerakan Melumpuhkan Pemerintah Libya

Monumen yang berdiri kokoh di Menteng tersebut merupakan buah karya pematung terkemuka Dolorosa Sinaga. Secara visual, patung tersebut menampilkan figur seorang perempuan yang merangkul erat lima sosok manusia yang tertunduk lesu. Komposisi ini secara artistik merepresentasikan rasa duka sekaligus perlindungan terhadap para korban yang gugur maupun hilang dalam peristiwa tragis tiga puluh tahun silam. Megawati menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dolorosa karena dianggap berhasil menerjemahkan hasil kontemplasi spiritual dan batinnya selama bertahun-tahun ke dalam wujud fisik logam yang sarat makna.

Dalam pidatonya yang emosional, Megawati membagikan proses spiritual di balik lahirnya monumen tersebut. Ia menjelaskan konsep "kesabaran revolusioner," sebuah sikap mental yang lahir dari perpaduan keyakinan kuat, keteguhan prinsip, dan keberanian menghadapi penindasan tanpa pernah putus asa. Baginya, monumen ini merefleksikan doa-doa panjangnya kepada Sang Pencipta agar Indonesia dapat menjelma menjadi negara yang berdaulat secara ekonomi, adil, dan makmur seperti yang dicita-citakan oleh sang ayah, Proklamator Bung Karno. Kesabaran revolusioner ini pula yang menuntun jalannya melewati masa-masa sulit penindasan politik masa lalu.

Also Read

Perang Buntu dengan Iran Mulai Menyudutkan Posisi Politik Donald Trump

Perang Buntu dengan Iran Mulai Menyudutkan Posisi Politik Donald Trump

Mengenakan busana hitam sebagai simbol duka sekaligus ketegasan, Megawati didampingi oleh putranya M. Prananda Prabowo, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, serta sejumlah tokoh penting seperti Mahfud MD, Pramono Anung, Todung Mulya Lubis, dan perwakilan keluarga korban. Sebelum menekan tombol peresmian, ia menitipkan pesan krusial kepada generasi muda agar tidak pernah melupakan sejarah perjuangan demokrasi. Megawati menegaskan bahwa api kecintaan terhadap tanah air harus tetap menyala di dada setiap anak bangsa agar pengorbanan para pahlawan demokrasi terdahulu tidak menjadi sia-sia di masa depan.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

KudatuliMegawati SoekarnoputriPDI PerjuanganSejarah DemokrasiMonumen Kudatuli

Berita Terbaru Lainnya

Marc Klok Sebut Indonesia Harusnya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol ke Gawang KambojaIndonesia Perjuangkan Pembebasan Bea Masuk Minyak Sawit di Pasar Amerika SerikatPemerintah Siapkan Skema Baru Insentif Kendaraan Listrik demi Proyek Mobil NasionalKamboja Petik Pelajaran Berharga Usai Ditekuk Indonesia di Piala AFFKrom Bank Luncurkan Gerakan Kromovement untuk Dorong Dampak Sosial BerkelanjutanPetugas Gulkarmat Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Kafe di Ciracas Jakarta TimurKebakaran Lahan Sampah di Kalideres Berhasil Dipadamkan dalam Satu JamMisteri Kematian Sutrimo di Pelataran Klinik Kecantikan yang Lama Tutup

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

Pendidikan

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap