PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) mencatatkan kinerja keuangan yang kuat pada semester pertama tahun 2026. LGI juga berhasil mempertahankan peringkat kekuatan keuangan (Financial Strength Rating) A- (Excellent) dari AM Best pada Rabu (19/8). Pencapaian ini menegaskan kekuatan laporan keuangan, penerapan manajemen risiko yang disiplin, serta kemampuan LGI dalam memenuhi kewajiban kepada pemegang polis secara berkelanjutan.
Tahun 2026 merupakan tahun pertama bagi LGI berada di bawah kepemilikan mayoritas Hanwha General Insurance. LGI bergabung dengan Hanwha Group melalui Hanwha Life Indonesia pada tahun 2023. Pengalihan kepemilikan saham mayoritas kepada Hanwha General Insurance dilakukan untuk memaksimalkan sinergi dalam bisnis asuransi umum di seluruh grup. Menurut Presiden Direktur LGI, Agus Benjamin, perusahaan tetap optimistis dapat kembali mencatatkan rekor kinerja pada tahun-tahun berikutnya dengan adanya dukungan dari Hanwha General Insurance.
Kinerja positif tersebut terlihat pada laporan keuangan semester pertama 2026. Dibandingkan dengan semester pertama tahun 2025, pendapatan LGI mengalami peningkatan sebesar 17,5 persen berdasarkan standar akuntansi IFRS 4 dan sebesar 33,9 persen berdasarkan standar IFRS 17. Selain itu, laba sebelum pajak perusahaan juga tumbuh masing-masing sebesar 17,0 persen berdasarkan IFRS 4 dan 10,2 persen berdasarkan IFRS 17.
Gajah Mada Plaza Hadirkan Pembaruan Konsep Setelah 44 Tahun Beroperasi

Kondisi ekuitas perusahaan juga semakin menguat untuk mendukung pertumbuhan ke depan. Nilai ekuitas LGI tercatat mencapai Rp1,09 triliun berdasarkan perhitungan IFRS 4, serta Rp1,12 triliun jika dihitung menggunakan standar IFRS 17. Penguatan ekuitas ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan LGI di masa mendatang.
Di sisi lain, Hanwha Life yang telah beroperasi selama 12 tahun di Indonesia juga terus menunjukkan perkembangan kinerja. Komitmen Hanwha Life terhadap transformasi digital ditunjukkan melalui kepemilikan sertifikasi ISO mengenai Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Sepanjang tahun 2024, Hanwha Life telah membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp170,60 miiliar, meningkat dari Rp72,2 miliar pada tahun 2023. Selain itu, Hanwha Life juga telah berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui program CSR selama tujuh tahun.
Purbaya Dorong Evaluasi Dampak Perjanjian Perdagangan Bebas terhadap Industri Dalam Negeri

Sebagai gambaran kinerja industri asuransi di Indonesia, beberapa pelaku industri lain juga mencatatkan pencapaian kinerja. PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 memaparkan peningkatan total aset perusahaan menjadi Rp10,00 triliun, tumbuh 18,71 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp8,42 triliun. Tingkat kesehatan modal TRIPA yang tecermin dari rasio Risk Based Capital (RBC) tercatat berada di angka 371,90 persen per 31 Desember 2025. Sementara itu, Prudential Indonesia tercatat telah membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp16 triliun sepanjang tahun 2025.
Ke depan, LGI akan terus berfokus pada pertumbuhan yang menguntungkan, transformasi digital, serta inovasi yang berorientasi pada nasabah. Perusahaan akan memanfaatkan keahlian global Hanwha untuk menjadi salah satu perusahaan asuransi umum terkemuka di Indonesia.






