apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Kuasa Hukum YHI-PP Bantah Ada Ekskul Menembak dalam Kasus Temuan 996 Senjata di Sekolah

Agus CahyonoDiterbitkan 10 Agu 2026 - 05.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kuasa Hukum YHI-PP Bantah Ada Ekskul Menembak dalam Kasus Temuan 996 Senjata di Sekolah
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pernyataan tegas disampaikan oleh Kuasa Hukum Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP), Hermawanto, terkait dengan kasus penemuan ratusan unit senjata di lingkungan sekolah. Hermawanto membantah keras klaim yang menyebutkan bahwa keberadaan senjata-senjata tersebut berkaitan dengan kegiatan atau fasilitas ekstrakurikuler menembak di sekolah tersebut. Ia memberikan penegasan bahwa sejak awal sekolah tersebut didirikan hingga saat ini, pihak sekolah sama sekali tidak pernah mengadakan atau memiliki kegiatan ekstrakurikuler menembak bagi para siswanya.

Selain meluruskan isu mengenai kegiatan ekstrakurikuler, Hermawanto juga membantah adanya konflik kepentingan di antara para pendiri yayasan. Menurut penjelasannya, kehadiran jajaran pengurus baru saat ini justru memiliki misi penting untuk memperbaiki keadaan serta mengembalikan marwah dan tujuan awal dari pendirian Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang. Langkah nyata dari pengurus baru ini ditunjukkan dengan membuka fakta krusial kepada publik bahwa lingkungan sekolah tersebut telah disalahgunakan sebagai gudang penyimpanan senjata dan tempat untuk menyimpan narkoba.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Kasus ini menjadi sorotan publik yang sangat besar setelah ditemukannya sebanyak 995 pucuk senjata jenis pistol dan satu pucuk senjata api laras panjang di area sekolah. Penemuan dengan jumlah total mencapai 996 pucuk senjata tersebut tentu sangat mengejutkan dan tidak semestinya berada di lembaga pendidikan. Adanya temuan senjata api dalam jumlah yang sangat besar ini menjadi dasar bagi pengurus baru untuk melakukan pembersihan dan pelurusan fungsi sekolah agar kembali menjadi tempat belajar yang aman bagi para siswa.

Baca Juga

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Terkait dengan pihak-pihak yang diduga terlibat, Hermawanto mengklarifikasi status hukum dari sosok berinisial IWD. Ia menegaskan secara hukum bahwa IWD bukanlah ahli waris dari para pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang. Sebaliknya, IWD disinyalir merupakan pihak luar yang kemudian masuk dan diduga berupaya untuk menguasai yayasan demi memenuhi kepentingan pribadinya. Lebih lanjut, pihak kuasa hukum menduga kuat bahwa penyalahgunaan area sekolah yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan ratusan senjata tersebut memiliki keterkaitan erat dengan perusahaan yang dimiliki oleh IWD.

Di sisi lain, Hermawanto juga mematahkan klaim sepihak yang menyatakan bahwa keberadaan dan penyimpanan senjata-senjata tersebut telah mendapatkan izin resmi dari Ketua Pembina Yayasan, Letjen TNI (Purn) H. KPH Soerjo Wirjohadipoetro. Ia memaparkan fakta kondisi kesehatan Pak Soerjo untuk membantah klaim izin tersebut. Diketahui bahwa Pak Soerjo telah mengalami sakit dan harus menggunakan kursi roda sejak tahun 2018. Kondisi kesehatan beliau kemudian semakin menurun pada tahun 2020, hingga akhirnya meninggal dunia pada tahun 2022 yang lalu dalam usia 105 tahun. Dengan kondisi fisik yang terus menurun sejak tahun 2018 tersebut, klaim pemberian izin penyimpanan senjata dari beliau dinilai tidak berdasar.

Baca Juga

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Melalui penjelasan-penjelasan tersebut, Kuasa Hukum Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang berharap masyarakat dapat melihat fakta yang sebenarnya secara terang-benderang. Pengurus baru yayasan berkomitmen penuh untuk menyelesaikan permasalahan ini secara hukum demi memulihkan nama baik dan integritas institusi pendidikan di bawah naungan YHI-PP. Langkah pembongkaran kasus gudang senjata dan narkoba ini merupakan bagian dari upaya menyelamatkan masa depan sekolah serta memastikan bahwa lingkungan pendidikan bersih dari segala bentuk penyalahgunaan oleh pihak-pihak luar yang tidak bertanggung jawab.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026