apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

KPK Sita Dokumen Proyek Dinas PUPR dan Rekaman CCTV Terkait Kasus Pemerasan di Pemkab Pemalang

Usat NgajiDiterbitkan 10 Agu 2026 - 11.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPK Sita Dokumen Proyek Dinas PUPR dan Rekaman CCTV Terkait Kasus Pemerasan di Pemkab Pemalang
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi telah melakukan penggeledahan di 15 rumah yang diduga memiliki kaitan erat dengan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan. Kasus dugaan pemerasan tersebut terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan penggeledahan ini dilakukan oleh tim penyidik KPK dengan tujuan utama untuk mencari dan menemukan berbagai barang bukti yang berkaitan langsung dengan perkara pemerasan yang sedang diselidiki di lingkungan Pemkab Pemalang tersebut.

Rangkaian kegiatan penggeledahan di belasan rumah tersebut dilakukan oleh tim penyidik KPK selama beberapa hari berturut-turut. Penggeledahan tersebut berlangsung sejak hari Rabu hingga Sabtu, yakni pada tanggal 5 Agustus 2026 sampai dengan tanggal 8 Agustus 2026. Setelah seluruh rangkaian penggeledahan di berbagai lokasi tersebut selesai dilaksanakan, pihak KPK kemudian merilis keterangan resmi mengenai jalannya operasi penggeledahan tersebut pada hari Minggu, tanggal 9 Agustus 2026 kepada masyarakat.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Lokasi-lokasi penggeledahan yang disasar oleh tim penyidik KPK tersebar di beberapa wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah. Secara lebih rinci, penyidik KPK melakukan penggeledahan di sepuluh rumah yang berlokasi di wilayah Kabupaten Pemalang, dua rumah yang terletak di wilayah Tegal, dua rumah yang berada di daerah Pekalongan, serta satu rumah yang berlokasi di Kota Semarang. Penyebaran lokasi penggeledahan ini dilakukan untuk memastikan semua barang bukti yang berkaitan dengan perkara pemerasan di Pemkab Pemalang dapat dikumpulkan secara maksimal.

Baca Juga

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan di 15 rumah di berbagai daerah tersebut, penyidik KPK berhasil menyita sejumlah dokumen penting. Dokumen-dokumen yang disita tersebut berkaitan erat dengan berbagai proyek, baik proyek yang sedang berjalan maupun proyek yang baru direncanakan, di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pemalang. Selain menyita dokumen proyek di Dinas PUPR Kabupaten Pemalang, tim penyidik KPK juga menyita barang bukti elektronik yang terdiri dari telepon seluler atau handphone serta file elektronik yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Tidak hanya mengamankan barang bukti dari 15 rumah yang berada di Pemalang, Tegal, Pekalongan, dan Semarang, tim penyidik KPK juga menyita barang bukti dari wilayah lain. Penyidik KPK menyita rekaman kamera pengawas atau CCTV dari sebuah hotel yang berlokasi di Magelang. Penyitaan rekaman CCTV hotel di Magelang ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyidik dalam mencari dan mengumpulkan semua barang bukti yang berkaitan dengan perkara pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Baca Juga

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Semua barang bukti yang telah diamankan dan disita oleh tim penyidik KPK dalam rangkaian penggeledahan tersebut akan segera dianalisis secara mendalam. Analisis terhadap dokumen proyek Dinas PUPR, handphone, file elektronik, serta rekaman CCTV hotel di Magelang tersebut dilakukan oleh penyidik guna memperkuat alat bukti tambahan yang dibutuhkan dalam proses penyidikan perkara ini. Selain itu, analisis ini juga dilakukan baik untuk memperkuat konstruksi perkara maupun untuk mendalami peran dari setiap pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Hingga saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara dugaan pemerasan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang tersebut. Pendalaman perkara ini terus dilakukan oleh pihak KPK untuk memperjelas bagaimana konstruksi perkara yang sebenarnya terjadi serta untuk memperjelas peran dari masing-masing pihak yang diduga terlibat dalam kasus pemerasan di Pemkab Pemalang ini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKkorupsiDinas PUPR

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026