apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Kemenhaj Blokir Akses Siskopatuh Tiga PPIU untuk Lindungi Jemaah

Togar PanjaitanDiterbitkan 1 Sep 2026 - 05.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemenhaj Blokir Akses Siskopatuh Tiga PPIU untuk Lindungi Jemaah
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengambil langkah tegas dengan memblokir akses akun tiga Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) pada Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh). Keputusan pemblokiran ini berimplikasi langsung terhadap operasional ketiga biro perjalanan tersebut, di mana mereka kini tidak dapat lagi melakukan input data jemaah melalui sistem resmi pemerintah tersebut.

Adapun tiga agen travel atau PPIU yang telah diblokir akses akun Siskopatuh-nya oleh Kemenhaj adalah PT Khazanah Tamma Internasional (yang juga dikenal sebagai Hanania Group), PT Tekat Arung Samudra, dan PT Yastha Mandiri. Pemblokiran ini membatasi ruang gerak administratif ketiga perusahaan dalam mendaftarkan keberangkatan jemaah umrah baru ke dalam sistem pengawasan negara.

Pengawasan dan Perlindungan Hak Jemaah

Direktur Perizinan dan Akreditasi Haji Khusus dan Umrah Kemenhaj, Atty Novyanty, memberikan penjelasan resmi terkait kebijakan penonaktifan akses ini. Menurut Atty, pemblokiran tersebut merupakan bagian penting dari fungsi pengawasan yang dijalankan oleh pemerintah terhadap seluruh penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah di tanah air.

Baca Juga

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polda Metro Jaya

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polda Metro Jaya

Pemerintah menggunakan Siskopatuh sebagai instrumen utama untuk memantau, mengawasi, serta mengendalikan pelaksanaan ibadah umrah secara terpadu. Dengan sistem ini, Kemenhaj dapat memastikan setiap PPIU memenuhi kewajiban mereka dan mematuhi regulasi yang berlaku demi keselamatan jemaah.

Dalam keterangan pers yang disampaikan pada Senin, 31 Agustus 2026, Atty menegaskan bahwa prioritas utama dari tindakan administratif ini adalah keselamatan dan hak-hak jemaah.

"Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap jemaah umrah. Kami memastikan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah berjalan sesuai ketentuan dan hak-hak jemaah tetap terlindungi," ujar Atty Novyanty dalam keterangan pers tertulis tersebut.

Baca Juga

Banjir Bandang Nepal 2026, Sinyal Krisis Iklim di Himalaya?

Banjir Bandang Nepal 2026, Sinyal Krisis Iklim di Himalaya?

Imbauan Kemenhaj untuk Calon Jemaah Umrah

Menindaklanjuti pemblokiran terhadap PT Khazanah Tamma Internasional (Hanania Group), PT Tekat Arung Samudra, dan PT Yastha Mandiri, Kemenhaj juga mengeluarkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat. Calon jemaah umrah diminta untuk bersikap lebih cermat, kritis, dan waspada sebelum memutuskan untuk mendaftar pada suatu PPIU.

Kemenhaj menyarankan agar masyarakat terlebih dahulu memeriksa status legalitas resmi dari agen travel yang bersangkutan. Selain legalitas hukum, rekam jejak atau track record pelayanan dari penyelenggara perjalanan ibadah umrah tersebut juga harus diteliti secara saksama sebelum calon jemaah melakukan pendaftaran. Upaya ini dinilai krusial agar masyarakat terhindar dari permasalahan selama persiapan maupun saat pelaksanaan ibadah umrah di Tanah Suci.

Sumber: Tirto

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Umrah

Berita Terbaru Lainnya

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polda Metro JayaBanjir Bandang Nepal 2026, Sinyal Krisis Iklim di Himalaya?WNI Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Fuji di JepangBPDP Kenalkan Produk Hilirisasi Kakao di JIFHEX 2026 |Republika OnlineAjaib Group Fokuskan Investasi Rp4,8 Triliun untuk Pengembangan SDM dan Produk di IndonesiaBI dan Bank Sentral Singapura Resmi Operasionalkan Kerja Sama LCTBerawal dari Ekosistem UGM, PT Swayasa Prakarsa (SWAP) Siap Melantai di BEI pada 10 September 2026Polres Muba Bongkar Kasus Migas Ilegal, 22 Orang Jadi Tersangka

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap