apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polda Metro Jaya

Nyaring AranDiterbitkan 1 Sep 2026 - 05.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polda Metro Jaya
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Keluarga Sutrimo mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (31/8/2026) untuk menagih hasil ekshumasi atau pembongkaran makam yang telah dilakukan pada 12 Agustus 2026. Penagihan ini diajukan melalui permohonan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

Kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, menyatakan bahwa pihak keluarga mendatangi Polda Metro Jaya karena penyidik sempat menargetkan hasil ekshumasi akan keluar pada pekan lalu. Namun, hingga saat ini pihak keluarga mengaku belum menerima hasil pemeriksaan tersebut.

Sutrimo merupakan mantan pegawai dari mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Sutrimo ditemukan meninggal dunia di sebuah klinik kecantikan di Jakarta Selatan di tengah proses penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Febrie Adriansyah.

Baca Juga

Banjir Bandang Nepal 2026, Sinyal Krisis Iklim di Himalaya?

Banjir Bandang Nepal 2026, Sinyal Krisis Iklim di Himalaya?

Dalam permohonan yang diajukan, keluarga juga mempertanyakan keberadaan ponsel milik Sutrimo yang belum ditemukan sejak ia meninggal dunia hingga proses ekshumasi selesai dilakukan. Keluarga mencurigai seorang pegawai Kejaksaan Agung bernama Febrio Adiono sebagai saksi kunci yang mengetahui misteri kematian Sutrimo.

Menurut Aan, Febrio merupakan orang pertama yang mengantar Sutrimo ke rumah sakit dan mengambil keputusan sepihak untuk tidak melakukan autopsi. Jenazah Sutrimo langsung dikirim pada hari yang sama tanpa memberitahukan keluarga mengenai kondisi fisik korban yang saat itu ditemukan mengeluarkan busa dari mulut dan hidung. Hingga kini, penyidik dilaporkan belum memeriksa Febrio.

Baca Juga

Kemenhaj Blokir Akses Siskopatuh Tiga PPIU untuk Lindungi Jemaah

Kemenhaj Blokir Akses Siskopatuh Tiga PPIU untuk Lindungi Jemaah

Selain itu, pihak keluarga menemukan adanya transaksi uang masuk sebesar Rp5 juta sebelum kematian Sutrimo yang dikirim oleh seorang perempuan berinisial YLD, yang diduga merupakan ajudan Febrie Adriansyah. Kiriman uang tersebut diduga berkaitan dengan arahan agar Sutrimo kembali ke Jakarta dari Banyumas. Sutrimo sebelumnya diketahui pulang ke kampung halaman karena merasa takut setelah adanya penggeledahan di kediaman mantan majikannya terkait dugaan kasus korupsi dan pencucian uang.

Pihak keluarga sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Febrie Adriansyah pada 14 Agustus 2026. Surat tersebut dijawab oleh kuasa hukum dari putra Febrie, Agam, yang menyatakan bahwa mereka akan bersikap kooperatif untuk membantu, namun mengaku tidak mengetahui keberadaan ponsel milik Sutrimo.

Sumber: Tirto

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Febrie AdriansyahPolda Metro Jayasutrimoekshumasi

Berita Terbaru Lainnya

Banjir Bandang Nepal 2026, Sinyal Krisis Iklim di Himalaya?Kemenhaj Blokir Akses Siskopatuh Tiga PPIU untuk Lindungi JemaahWNI Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Fuji di JepangBPDP Kenalkan Produk Hilirisasi Kakao di JIFHEX 2026 |Republika OnlineAjaib Group Fokuskan Investasi Rp4,8 Triliun untuk Pengembangan SDM dan Produk di IndonesiaBI dan Bank Sentral Singapura Resmi Operasionalkan Kerja Sama LCTBerawal dari Ekosistem UGM, PT Swayasa Prakarsa (SWAP) Siap Melantai di BEI pada 10 September 2026Polres Muba Bongkar Kasus Migas Ilegal, 22 Orang Jadi Tersangka

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap