Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 triliun untuk menyelenggarakan program Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Program penghargaan yang dibagi menjadi tiga gelombang (batch) sepanjang tahun 2026 ini akan menilai kinerja dari 38 provinsi, 98 kota, dan 416 kabupaten di Indonesia. Pemerintah daerah dengan kinerja terbaik akan mendapatkan penghargaan berupa plakat, sertifikat, serta insentif fiskal.
Untuk pelaksanaan gelombang kedua, Kemendagri memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan lembaga. Langkah kolaboratif ini diterapkan baik dalam proses penilaian maupun dalam penentuan bentuk apresiasi yang diberikan kepada pemerintah daerah.
Sinergi Lintas Lembaga dalam Penilaian
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa kolaborasi ini melibatkan berbagai instansi terkait untuk memperoleh data dan menilai perkembangan di daerah. Instansi yang terlibat meliputi Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Badan Pusat Statistik.
Menurut Tito, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang dipimpin oleh Maruarar Sirait merupakan kementerian pertama yang menyambut peluang kolaborasi ini.
BNI dan BI Edukasi Pengunjung wondrX 2026 untuk Waspadai Kejahatan Siber

Kategori Penghargaan dan Bentuk Insentif
Penilaian kinerja pemerintah daerah dalam program ini mencakup empat kategori utama: - Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan - Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan - Implementasi Program 3 Juta Rumah - Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri
Bentuk apresiasi yang diberikan disesuaikan dengan masing-masing kategori. Pemenang kategori kesehatan, pendidikan, dan lingkungan akan menerima hadiah berupa insentif fiskal yang langsung ditransfer ke rekening keuangan daerah. Sementara itu, pemenang kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah akan mendapatkan tambahan kuota rumah yang akan direnovasi di daerahnya.
Target Renovasi Rumah Nasional
Program renovasi rumah menjadi salah satu poin penting dalam kolaborasi ini. Pada tahun 2025, jumlah rumah yang direnovasi tercatat sekitar 45 ribu unit. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan peningkatan hingga mencapai 400 ribu unit rumah di seluruh Indonesia.
Kemendagri Dorong Daerah dengan Pasokan Sampah dan Kapasitas Finansial Cukup untuk Jalankan PSEL

Lonjakan target renovasi tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo untuk mempercepat penyediaan hunian layak sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Sebelumnya, rangkaian penghargaan ini telah dimulai dengan pelaksanaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch I Regional Kalimantan yang berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa, 5 Mei 2026.






