apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Kekeringan Mengancam 12 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, Pemerintah Daerah Siapkan Langkah Mitigasi

Usat NgajiDiterbitkan 10 Agu 2026 - 08.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kekeringan Mengancam 12 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, Pemerintah Daerah Siapkan Langkah Mitigasi
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pemerintah Kabupaten Tangerang kini tengah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana kekeringan yang melanda wilayahnya. Berdasarkan laporan terbaru, sebanyak 12 kecamatan di Kabupaten Tangerang kini telah masuk dalam kategori waspada kekeringan. Status waspada ini ditetapkan karena wilayah-wilayah tersebut memiliki curah hujan yang terpantau sangat rendah. Kondisi ini menuntut perhatian serius dari seluruh pihak terkait untuk melakukan langkah-langkah antisipasi guna meminimalkan dampak buruk yang dapat ditimbulkan bagi masyarakat setempat.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Adapun 12 kecamatan di Kabupaten Tangerang yang masuk dalam kategori waspada kekeringan tersebut meliputi Kecamatan Balaraja, Cisoka, Kresek, Kronjo, Mauk, Pakuhaji, Rajeg, Sepatan, Sindang Jaya, Sukadiri, Sukamulya, dan Teluknaga. Berdasarkan peta prakiraan curah hujan yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah utara Kabupaten Tangerang ditandai dengan warna cokelat. Warna cokelat pada peta tersebut menunjukkan adanya potensi minim hujan yang diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Oktober 2026. Sementara itu, puncak musim kemarau di wilayah ini diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga September 2026.

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid telah memberikan instruksi tegas kepada seluruh camat di wilayah Kabupaten Tangerang. Bupati meminta agar para camat segera meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan dengan terus memantau informasi resmi yang bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Selain itu, untuk memperkuat landasan hukum dan koordinasi penanganan, Bupati Maesyal Rasyid juga meminta agar segera disiapkan Surat Keputusan Bupati mengenai penanganan dampak El Nino di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah Rakyat

Langkah mitigasi juga disiapkan di tingkat sektoral untuk mengurangi dampak kekeringan yang meluas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berencana untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai salah satu langkah mitigasi. Di tingkat daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang ditunjuk untuk bertindak sebagai koordinator penanganan di lapangan. Dalam menjalankan tugasnya, BPBD akan berkolaborasi dengan PDAM, Pertamina, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak.

Kekeringan ini diprediksi akan membawa sejumlah dampak negatif bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Beberapa dampak kekeringan yang diantisipasi antara lain adalah terjadinya kekurangan pasokan air bersih, meningkatnya intensitas debu di udara, hingga potensi terjadinya keretakan pada tanah. Keretakan tanah ini perlu diwaspadai karena dapat memicu terjadinya bencana ketika hujan kembali turun di kemudian hari. Oleh karena itu, kesiapan pasokan air bersih menjadi prioritas utama penanganan saat ini.

Baca Juga

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai Berjalan

Di sisi lain, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah juga memberikan perhatian khusus pada potensi bahaya kebakaran selama musim kemarau ini. Wakil Bupati mengimbau dan meminta seluruh camat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pembakaran sampah liar secara ilegal di wilayah masing-masing. Aktivitas pembakaran sampah secara liar ini dinilai sangat berpotensi memicu terjadinya kebakaran yang lebih besar di tengah kondisi cuaca yang kering. Secara khusus, Intan Nurul Hikmah mengidentifikasi wilayah Kecamatan Sindang Jaya dan Kecamatan Rajeg sebagai area yang masih sering ditemukan adanya aktivitas pembakaran liar tersebut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabupaten TangerangkekeringanBMKGmitigasi bencana

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026