Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menghadirkan layanan kesehatan mobile melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) untuk menjangkau para penyintas gempa bumi di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diambil untuk memastikan warga di daerah terpencil mendapatkan penanganan medis yang memadai.
Tim medis RSB bergerak menyisir posko-posko pengungsian mandiri hingga ke wilayah pelosok di Pantai Utara, Kecamatan Reok Barat. Di lokasi-lokasi tersebut, tim memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta membagikan obat-obatan kepada warga yang membutuhkan.
Subsidi Energi Masih Berbasis Komoditas, Begini Bahayanya Bagi RI

Pelayanan kesehatan di posko utama dimulai setiap pukul 08.00 WITA. Dalam pelaksanaannya, Pengasuh Pondok Pesantren Pancasila Reo, Ustaz Jiyanto, bertindak sebagai fasilitator posko medis Baznas, berkolaborasi dengan dr. Moch Raedy Noor Rizki selaku anggota tim medis RSB Baznas. Program kemanusiaan ini berjalan di bawah koordinasi Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad.
Selain penanganan medis, Baznas juga mengerahkan Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) untuk mendistribusikan bantuan sembako dan logistik dapur umum. Guna menunjang ibadah dan kebersihan para pengungsi, Baznas turut menyediakan masjid darurat serta sarana sanitasi di lokasi pengungsian.
Cekcok Masalah Parkir di Palu, Anggota Propam Tembak Juru Parkir hingga Tewas

Bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang melanda Pulau Flores, NTT ini telah menimbulkan dampak luas. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 111 jiwa hingga Jumat (28/8). Akibat kuatnya dampak gempa, sejumlah anggota polisi di Kabupaten Manggarai Barat bahkan harus ikut mengungsi bersama keluarga mereka. Penanganan darurat pun terus dipantau, termasuk melalui kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke posko pengungsian di Lapangan Berdikari, Nagekeo, NTT.






