Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,6 di wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (27/8) dini hari pukul 01.34 WIB.
Pusat gempa terdeteksi berada di laut, tepatnya 51 kilometer arah timur laut Ruteng, Manggarai. Berdasarkan analisis BMKG, parameter gempa berada pada koordinat 8,19 Lintang Selatan (LS) dan 120,64 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman pusat gempa (hiposenter) sejauh 10 kilometer.
Presiden Prabowo Pimpin Penanganan Gempa M 7,7 di Nagekeo NTT

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau oleh BMKG untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa bumi susulan. Sementara itu, para pasien di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, dilaporkan menjalani perawatan di tenda darurat.
Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang bergerak cepat dalam menangani dampak gempa tersebut. Untuk penyaluran bantuan, prosesnya akan dilakukan berdasarkan hasil pendataan pemerintah daerah yang harus ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Kepolisian Resor setempat.
Menko Muhaimin Dorong BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi dengan Asuransi Swasta untuk Lindungi PMI

Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 5,0 juga sempat mengguncang Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, pada Senin (17/8/2026) dini hari. BMKG menyatakan bahwa gempa magnitudo 5,0 tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.






