apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Capaian Dekarbonisasi Pertamina Semester I 2026 Melampaui Target RKAP hingga 118 Persen

Usat NgajiDiterbitkan 10 Agu 2026 - 09.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Capaian Dekarbonisasi Pertamina Semester I 2026 Melampaui Target RKAP hingga 118 Persen
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Upaya menekan emisi karbon di sektor energi terus menunjukkan perkembangan yang signifikan di Indonesia. Salah satu pencapaian penting ditunjukkan oleh PT Pertamina (Persero) melalui berbagai inisiatif dekarbonisasi yang dijalankan oleh Pertamina Group. Sepanjang semester tahun 2026, Pertamina Group berhasil mencatatkan pengurangan emisi karbon yang sangat positif. Hasil dekarbonisasi tersebut dilaporkan berhasil mencapai angka hingga 118 persen di atas target yang sebelumnya telah ditetapkan untuk tahun 2026. Target pengurangan emisi karbon ini sendiri dirumuskan dan ditetapkan secara resmi di dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2026.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Keberhasilan dalam menekan emisi karbon ini tidak lepas dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan. Menurut penjelasan dari Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, program dekarbonisasi yang masif ini merupakan bagian integral dari inisiatif besar Pertamina dalam mengimplementasikan nilai-nilai ESG (Environmental, Social, and Governance) di seluruh lini bisnis perusahaan tanpa terkecuali. Selain sebagai langkah internal perusahaan, pelaksanaan program dekarbonisasi oleh Pertamina ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen aktif Perusahaan untuk menyelaraskan arah bisnisnya dengan target Pemerintah Indonesia dalam mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 mendatang.

Tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi secara langsung, kinerja bisnis rendah karbon (low-carbon business) yang dijalankan oleh Pertamina juga menunjukkan performa yang sangat menggembirakan. Sepanjang periode bulan Januari hingga Juni 2026, kinerja lini bisnis rendah karbon milik Pertamina berhasil menyentuh angka 101 persen dari target yang telah ditetapkan dalam RKAP 2026. Pencapaian yang melampaui target ini didorong dan didukung oleh keberhasilan beberapa program utama yang dijalankan secara konsisten oleh perusahaan. Program-program utama tersebut meliputi pengembangan bioetanol, penyediaan biofuel, serta berbagai program efisiensi energi yang terbukti mampu memberikan hasil maksimal melebihi target awal.

Baca Juga

Sinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026

Sinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026

Di samping fokus pada aspek lingkungan, Pertamina juga terus memperkuat implementasi program ESG lainnya secara komprehensif. Program-program ESG tersebut mencakup penerapan pengadaan berkelanjutan (sustainable procurement), penandaan anggaran keberlanjutan (sustainability budget tagging), serta pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Berkat penerapan yang konsisten ini, kinerja tata kelola perusahaan di bidang keberlanjutan secara keseluruhan berhasil melampaui target dengan pencapaian mencapai 102 persen. Hasil luar biasa ini sekaligus mengokohkan kembali posisi Pertamina sebagai perusahaan dengan peringkat ESG nomor 1 di dunia untuk kategori Sub-Industri Integrated Oil and Gas.

Reputasi global yang diraih oleh Pertamina ini turut menarik perhatian dari berbagai entitas internasional yang ingin mempelajari praktik keberlanjutan yang diterapkan oleh perusahaan. Sebagai contoh nyata, pada tanggal 24 Juni 2026, Pertamina menerima kunjungan resmi dari delegasi perusahaan asal Malaysia, yaitu Telekom Berhad Malaysia. Kunjungan ini secara khusus bertujuan untuk melihat dan mempelajari secara langsung program keberlanjutan (sustainability program) di Pertamina yang telah terintegrasi dengan strategi bisnis utama perusahaan. Pihak Telekom Berhad Malaysia mempelajari pendekatan dekarbonisasi, proses transisi energi, hingga praktik pengembangan masyarakat (community development) seperti program Desa Energi Berdikari (DEB).

Baca Juga

Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan Daerah

Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan Daerah

Komitmen Pertamina dalam menjaga kelestarian lingkungan juga ditunjukkan melalui partisipasi aktifnya di tingkat global. Pertamina terus terlibat secara aktif dalam berbagai forum internasional, salah satunya adalah keikutsertaan dalam forum Oil & Gas Decarbonization Charter (OGDC) 2026. Keterlibatan di dalam OGDC 2026 ini merupakan bentuk komitmen global Pertamina terhadap hasil-hasil yang disepakati dalam forum COP28. Melalui inisiatif OGDC tersebut, Pertamina secara rutin dan aktif berpartisipasi dalam mengevaluasi kinerja penurunan emisi karbon yang dilakukannya setiap tahun, guna memastikan bahwa kontribusi perusahaan terhadap penurunan emisi global tetap berjalan sesuai dengan jalur yang tepat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertaminaESGdekarbonisasitransisi energi

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026