apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

BSI Catat Laba Rp4,15 Triliun pada Semester I-2026

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 22 Agu 2026 - 11.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BSI Catat Laba Rp4,15 Triliun pada Semester I-2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid pada paruh pertama tahun ini. Sepanjang semester I-2026, bank syariah terbesar di tanah air ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,15 triliun. Capaian laba tersebut tumbuh sebesar 11 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pertumbuhan laba yang signifikan ini didorong oleh beberapa faktor utama, salah satunya adalah lonjakan pendapatan berbasis biaya atau fee-based income yang meningkat lebih dari 38 persen hingga mencapai lebih dari Rp4 triliun. Namun, kontributor yang paling mencolok adalah lini bisnis emas. Pendapatan dari bisnis emas BSI melesat hingga 92 persen secara tahunan. Secara spesifik, pembiayaan emas tumbuh sebesar 80,52 persen yoy menjadi Rp30,4 triliun. Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, mengungkapkan bahwa bisnis pembiayaan emas ini mampu menghasilkan tingkat imbal hasil yang cukup tinggi, yakni berada di kisaran 12,4 persen.

Baca Juga

Bank of Korea Buka Peluang Kenaikan Suku Bunga Lanjutan di Tengah Tekanan Inflasi

Bank of Korea Buka Peluang Kenaikan Suku Bunga Lanjutan di Tengah Tekanan Inflasi

Kinerja cemerlang pada bisnis emas ini turut mendorong total pembiayaan BSI secara keseluruhan yang mencapai Rp340,09 triliun, atau tumbuh 15,98 persen secara tahunan. Segmen konsumer, emas, dan kartu kini menjadi penopang utama pembiayaan perseroan dengan porsi kontribusi mencapai 55,65 persen, setelah mengalami peningkatan sebesar 16,70 persen. Selain itu, segmen wholesale banking juga tumbuh sebesar 16,62 persen yang ditopang oleh lonjakan pembiayaan korporasi sebesar 21,13 persen. Di sektor retail, pembiayaan tumbuh 12,58 persen pada kuartal II-2026, sementara sektor UMKM mencatatkan pertumbuhan sebesar 19,98 persen. Pertumbuhan pembiayaan ini juga diimbangi oleh penguatan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang didorong oleh pertumbuhan tabungan wadiah maupun non-wadiah dengan kenaikan masing-masing mencapai angka dua digit, atau secara total tumbuh lebih dari 22 persen.

Baca Juga

PT KAI Resmi Gelar Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai di Jakarta

PT KAI Resmi Gelar Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai di Jakarta

Meskipun melakukan ekspansi pembiayaan yang cukup agresif, BSI tetap berkomitmen untuk menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran dana. Direktur Manajemen Risiko BSI, Grandhis Helmi Harumansyah, memastikan kualitas aset perseroan tetap terjaga dengan baik. Hal ini tercermin dari rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) untuk bisnis pembiayaan emas yang sangat rendah, yaitu hanya sebesar 0,11 persen. Secara konsolidasi, rasio NPF gross BSI juga mengalami perbaikan menjadi 1,8 persen, dengan rasio NPF net yang tercatat berada di level 0,33 persen. Langkah mitigasi risiko yang ketat ini menjadi fondasi penting bagi BSI untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis syariah yang berkelanjutan ke depan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kinerja keuanganBSI

Berita Terbaru Lainnya

Bank of Korea Buka Peluang Kenaikan Suku Bunga Lanjutan di Tengah Tekanan InflasiJadwal Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Indonesia vs Thailand di KudusGedung Bapenda DKI Jakarta Kembali Terbakar, Api Bersumber dari Ruang Arsip Lantai 11Rektor dan Wakil Rektor III Unsoed Resmi Jadi Tersangka Kasus Suap Penerimaan Mahasiswa Baru KedokteranSerikat Pekerja Hyundai Motor di Korea Selatan Gelar Aksi Mogok Kerja Penuh Pertama dalam Satu DekadeKabut Asap Memburuk, Ratusan Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup DaruratTrump Ngemis Mau Ketemu, Kim Jong Un Beri Syarat Super BeratPedagang Ditertibkan, Begini Kondisi Jalan Depan Kramat Jati Saat Malam

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap